Sport
Share this on:

Vettel Sial Lagi, Hamilton Pepet Ferrari

  • Vettel Sial Lagi, Hamilton Pepet Ferrari
  • Vettel Sial Lagi, Hamilton Pepet Ferrari

SINGAPURA - Kesialan masih saja membelit langkah Sebastian Vettel dalam memburu defisit poin dari rival terdekatnya, Lewis Hamilton. Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) tadi malam, mobil megabintang Ferrari itu menghajar pembatas lintasan saat keluar dari tikungan terakhir.

Akibatnya, dia harus kehilangan lebih dari setengah jam waktu yang sangat berharga untuk menemukan setting-an mobil terbaik untuk kualifikasi nanti malam. Setelah insiden itu, Vettel kembali ke garasi.

Sesaat kemudian dia tampak keluar dari mobil, kemudian melepas helm dan baju balapnya. Belakangan diketahui radiatornya bocor akibat benturan tersebut. Butuh waktu cukup lama untuk memperbaikinya.

Itu kerugian besar Vettel. Sebab, saat melakukan simulasi kualifikasi, catatan waktunya tidak terlalu impresif. Pada akhir sesi, dia hanya finis di posisi kesembilan, berselisih nyaris 2 detik di belakang rekan setimnya, Kimi Raikkonen, yang menjadi pembalap tercepat di FP2.

Insiden Vettel itu seakan mengonfirmasi komentarnya sendiri saat ditanya media tentang musuh terbesarnya merebut gelar juara dunia tahun ini. ’’Musuh terbesar saya adalah diri saya sendiri,’’ katanya. Vettel benar.

Dia terlalu banyak melakukan kesalahan musim ini. Akibatnya, modal mobil kencang yang dikendarainya belum cukup untuk mengalahkan Hamilton.

Performa tangguh Ferrari dibuktikan dengan penampilan Raikkonen tadi malam. Pembalap Finlandia itu memecahkan rekor lap di Marina Bay setelah menjadi yang tercepat pada FP2. Catatan waktunya adalah 1 menit 38,699 detik. Tetapi, Ferrari tidak bisa senang dengan hasil tersebut. Sebab, Hamilton sukses menjaga jarak sangat dekat dengan Raikkonen. Dia finis kedua, terpaut 0,011 detik saja.

Mercedes sama sekali tidak menggunakan hypersoft selama FP1. Itu berarti tim juara bertahan tersebut langsung berfokus mencari setting-an balapan. Baru pada FP2 Hamilton dan Valtterri Bottas menjajalnya. Pertimbangannya, kondisi trek, suhu udara, dan juga penerangan di lintasan pada FP2 sama dengan waktu kualifikasi nanti malam.

Hasilnya, Mercedes menunjukkan kekuatan untuk menantang Ferrari. ’’Ferrari sangat cepat pada beberapa balapan terakhir. Kami mencoba mendekati mereka melalui strategi. Dan, kami harus terus melakukan itu untuk memberikan tekanan kepada mereka,’’ kata Hamilton.

Di posisi ketiga dan keempat, ada duo Aston Martin-Red Bull. Max Verstappen lebih lambat 0,522 detik dari Raikkonen. Sedangkan Daniel Ricciardo terpaut 0,610 detik dari pembalap tercepat. Selisih waktu tersebut tampak terlalu jauh bagi mereka untuk menandingi Ferrari dan Mercedes pada sesi kualifikasi. Namun, mereka memang lebih berfokus menemukan setting-an mobil untuk balapan besok. Bukan kualifikasi.

Itu tampak sejak FP1. Keduanya tampil mendominasi. Ricciardo menjadi yang tercepat setelah membukukan waktu terbaik. Red Bull seakan mengirimkan sinyal bahaya kepada tim-tim papan atas bahwa mereka bisa mengacaukan pertarungan antara Vettel dan Hamilton pada balapan besok.

Keduanya memiliki pace yang mendekati Ferrari dan Mercedes untuk urusan long run. Jika itu terjadi, Red Bull bakal ikut menentukan nasib Vettel atau Hamilton di Singapura. Ingat, Ricciardo adalah juara di sirkuit jalanan Monaco.

Dengan karakter sirkuit jalanan yang tidak terlalu menuntut power mesin besar, Red Bull bakal menjadi kuda hitam. Jika mampu memanfaatkan kesempatan itu, Ferrari bakal mereguk banyak poin di Singapura. Sebaliknya, jika Mercedes yang bisa memanfaatkan situasi ini, Ferrari akan semakin tertinggal dan sulit untuk mengejar defisit poin. (cak/c4/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

The Minions Tak Terbendung
The Minions Tak Terbendung

Berita Sejenis

Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Hasil buruk yang diraih Valentino Rossi di paruh pertama musim ini membuat pembalap Monster Energy Yamaha itu kehilangan kepercayaan diri.


Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Penantang Marquez Ternyata Bukan Duo Ducati, tapi Yamaha

Paruh kedua MotoGP 2019 sebentar lagi, Marc Marquez masih bertengger di puncak klasemen dengan raihan 185 poin.


Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Semen Padang FC kembali menelan kekalahan pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2019.


Seri Lagi, Hasil yang Adil untuk Big Match Persija vs Persib

Seri Lagi, Hasil yang Adil untuk Big Match Persija vs Persib

Big match antara Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2019 berakhir imbang.


Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 Indonesia musim 2019 saat menghadapi Barito Putera.



Fisik Pemain Timnas U-19 Belum Oke

Fisik Pemain Timnas U-19 Belum Oke

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19 sudah mulai menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) lagi.


Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Adu Roda Verstappen-Leclerc Berbeda dengan Kasus Vettel

Keputusan FIA yang membebaskan Max Verstappen dari hukuman karena terlibat senggolan dengan Charles Leclerc di GP Austria terus mengundang kontroversi.


Tabrak Nakagami di Assen, Rossi Akui Bersalah

Tabrak Nakagami di Assen, Rossi Akui Bersalah

Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi mengalami nasib sial di MotoGP Belanda di sirkuit Aseen, Minggu (30/6).


Jatuh Lagi, Valentino Rossi Semakin Tertinggal

Jatuh Lagi, Valentino Rossi Semakin Tertinggal

Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi kembali terjatuh saat balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (30/6) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!