Sport
Share this on:

Wilder versus Joshua masih Sulit Terwujud

  • Wilder versus Joshua masih Sulit Terwujud
  • Wilder versus Joshua masih Sulit Terwujud

MEXICO CITY - Presiden Badan Tinju Dunia WBC Mauricio Sulaiman saat ini punya pekerjaan berat. Dia dipaksa mampu mewujdkan keinginan juara dunia kelas beratnya yakni Deontay Wilder untuk melakukan pertarungan unifikasi gelar. Sasarannya siapa lagi kalau bukan juara dunia IBF, WBA, dan IBO Anthony Joshua.

Pasca mempertahankan sabuk juara dunia dengan membuat KO Bermane Stiverne di ronde pertama Minggu kemarin, Wilder memang langsung mengumumkan ke publik keinginannya tersebut. Sulaiman juga mengakui telah diminta Wilder secara khusus untuk bisa mewujudkan duel kontra Joshua.

“Semuanya kini bergerak untuk mewujudkan Wilder versus Joshua,” ucap Sulaiman dilansir Boxingnews. Namun, dia juga mengakui tidak memiliki wewenang untuk memaksa Joshua bersedia melakukan pertarungan tersebut.

“Sekarang semuanya terserah kepada promotor, manager, dan korporasi televisi untuk mewujdkannya. Kedua petinju ingin duel ini digelar, Dunia menginginkan ini. Tinju juga membutuhkan pertarungan ini,” jelas Sulaiman.

Dari statement Sulaiman tersebut, salah jika dia menyebut kedua pihak ingin pertarungan ini digelar. Pasalnya, sejak Wilder berbicara di hadapan media ingin bertarung melawan Joshua, sampai saat ini tidak ada tanggapan secara langsung yang dilakukan pihak Joshua.

Padahal, sudah menjadi wajar dalam tinju jika seorang petinju menerima tantangan dia langsung menanggapi itu baik melalui media sosial maupun rilis resmi. Joshua masih diam sampai sekarang.

Isu yang berkembang promotor Joshua, Eddie Hearn lebih ingin Joshua bertarung lebih dulu melawan juara dunia kelas berat versi WBO Joseph Parker. Selain itu, Hearn juga memberi syarat kepada Wilder agar melewati tantangan Dillian Whyte lebih dulu. Jika menang, baru dia boleh mengajukan proposal melawan Joshua.

Syarat-syarat yang diajukan pihak Joshua ini terlalu berbelit. Maka pantas jika Wilder merasa Joshua saat ini takut dan menghindarinya. “Kamu boleh menjauh. Tapi kemanapun kamu berlari saya akan tetap mengejarmu Joshua,” ucap Wilder dilansir ESPN. (irr/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Apapun Hasilnya, Dovi Sudah “Juara”
Apapun Hasilnya, Dovi Sudah “Juara”

Berita Sejenis

Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan

Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan

Pebulu tangkis ganda pelapis Indonesia memperlihatkan kualitas terbaiknya pada babak pertama Denmark Open 2018 kemarin (17/10).


Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Tanpa Ginting, Jojo Harus Buktikan Diri

Dari dua tunggal putra pelatnas yang terjun di Denmark Terbuka, tinggal Jonatan Christie yang masih bertahan.


Vettel: Persaingan Masih Terbuka

Vettel: Persaingan Masih Terbuka

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel menolak anggapan yang menyebut dirinya saat ini sedang terjepit.


Semua Bisa Terjadi di Buriram

Semua Bisa Terjadi di Buriram

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengakui balapan GP Thailand di sirkuit Chang International akhir pekan ini bakal sulit diprediksi.


Konferensi Pers Langsung Panas

Konferensi Pers Langsung Panas

Konfersi pers pertama duel Deontay Wilder kontra Tyson Fury di London dini hari kemarin langsung panas.


Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Wushu masih menjadi salah satu cabor prioritas Indonesia.


Lorenzo Tetap Terbang ke Thailand

Lorenzo Tetap Terbang ke Thailand

Meski masih cedera Jorge Lorenzo tetap kebelet untuk menjadi salah satu pembalap MotoGP yang akan menjajal sirkuit Buriram di edisi perdana GP Thailand.


Wang Qiang Jungkirkan Unggulan

Wang Qiang Jungkirkan Unggulan

Harapan publik tuan rumah memiliki wakil yang tampil di babak ketiga alias 16 besar Wuhan Open terwujud.


Joshua: Cukup 8 Ronde untuk Povetkin

Joshua: Cukup 8 Ronde untuk Povetkin

Ketangguhan Anthony Joshua sebagai penguasa sabuk juara dunia kelas berat versi WBA, IBF, dan WBO akan diuji sekali lagi dini hari nanti.


Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!