Traveling
Share this on:

Ini Tiga Gili di Lombok Barat nan Menggoda

  • Ini Tiga Gili di Lombok Barat nan Menggoda
  • Ini Tiga Gili di Lombok Barat nan Menggoda

LOMBOK - Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki pesona pemandangan yang luar biasa. Terdapat puluhan pulau atau yang disebut masyarakat Lombok dengan Gili.

Dua diantaranya sudah terkenal, yaitu Gili Trawangan dan Gili Air. Namun, bagi yang menginginkan suasana gili yang berbeda, ada tiga gili yang layak dijelajahi dan berada saling berdekatan di wilayah Selatan Lombok Barat.

Ketiga gili tersebut adalah Gili Nanggu, Gili Sudak, dan Gili Kedis. Secara administratif, ketiga gili tersebut berada di wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Suasana yang berbeda ditawarkan ketiga gili ini adalah pantainya yang terbilang sepi dan privat. Karena pengunjung ketiga gili ini terbilang masih sangat sedikit dan masih dalam hitungan jari.

Pantainya yang berpasir putih nan eksotis menyuguhkan ombak yang landai, serta biota bawah laut yang indah dan beragam ada di tiga gili tersebut. Alhasil, ketiganya cocok untuk melakukam aktifitas snorkling, menjelajah gili dan tentu saja berswa foto untuk mengabadikan momen dan keindahan gili.

Untuk mencapai ketiga lokasi tersebut, wisatawan bisa menuju Dusun Batu Kejuk, Sekotong Barat. Jika dari Mataram, jarak tempuh membutukan waktu sekitar 1 jam. Setelah sampai di dusun tersebut, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu motor yang memang disewakan oleh penduduk setempat.

Biasanya, harga sewa mulai dari Rp250-400 ribu, tergantung dari tinggi atau rendahnya musim liburan. Perjalanan antar gili pun hanya menempuh waktu 5-10 menit, karena jarak yang memang terbilang berdekatan antara satu dengan lainnya.

Susunan perjalanan ketiga gili terlebih dahulu dengan menjelajahi Gili Kedis. Gili Kedis merupakan pulau atau gili yang paling kecil di bandingkan dengan gili-gili lainnya yang ada di sekitar Lombok Barat.

Bahkan saking kecilnya gili yang satu ini, hanya cukup waktu sekitar 7 menit saja bagi para penelusur untuk mengelilinginya. Nama Kedis diambil dari bahasa Sasak Lombok yang berarti burung kecil atau burung pipit.

Gili Kedis sendiri mempunyai julukan sebagai Romantic Island atau pulau romantis. Menurut penduduk setempat, hal itu karena apabila diambil gambar dari ketinggian gili tersebut akan membentuk hari atau love. Di gili ini, aktifitas berupa snorkling menjadi hal yang menarik, sebab tidak perlu jarak yang jauh untuk bisa langsung menemukan ikan dan terumbu karang yang eksotis di pulau tersebut.

Bagi wisatawan yang tidak membawa alat snorkling, jangan khawatir. Sebab, pemilik perahu motor juga menawarkan penyewaan alat snorkling lengkap dengan pakan ikan untuk menarik perhatian dari ikan dengan harga yang terjangkau.

Setelah itu kita bisa menjelajah Gili Sudak. Gili ini lebih besar dibandingkan dengan Gili Kedis. Di Gili tersebut, wisatawan ditawarkan untuk sensasi bersantap siang di bibir pantai Gili Sudak. Dengan menu yang ditawarkan olahan seafood segar hasil tangkapan nelayan setempat.

Menu seafood tersebut mulai dari beragam jenis ikan bakar, cumi pedas, ikan goreng, udang bakar. Menu seafood tersebut menambah menggugah dengan hadirnya sambal plecing dan kangkung yang memang menjadi ciri khas Lombok. Semakin lengkap sengan kelapa muda yang dipetik dari pulau tersebut.

Untuk dapat menikmati menu santapan makan siang di Gili Sudak itu, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp50-75 ribu. Bagi yang ingin menginap di Gili Sudak, tersapat beberapa bungalow yang dapt disewa wisatawan dengan harga sekitar Rp400-500 ribu per malam.

Puas bersantap di Gili Sudak, perjalanan dilanjutkan ke Gili Nanggu. Hanya beberapa meter dari bibir pantai, wisatawan dapat melihat langsung ikan warna-warni menari-nari di dasar laut dangkal. Nyanyian suara burung menemani merangkul Matahari terbit dan terbenam, menciptakan suasana romantis yang sulit ditemukan di pulau lain.

Suasana alamnya yang hening, membuat pulau ini menjadi pilihan yang tepat bagi para pasangan yang ingin berbulan madu. Matahari tenggelam merupakan momen yang paling indah di pulau seluas sekitar 8 hektare ini.

Gili Nanggu cocok bagi pasangan yang sedang menikmati bulan madu mereka. Sama halnya dengan Gili Sudak, Gili Nanggu juga tersapat resor yang dapat disewa dengan harga yang relatif sama.

Selain memiliki pilihan, resor ini turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari wahana watersports, jogging trek, perlengkapan diving atau snorkeling. (dew/jpg)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Lombok Mulai jadi Primadona

Lombok Mulai jadi Primadona

Nama Indonesia makin populer di mata turis Korea Selatan. Lombok menjadi destinasi wisata favorit turis Korsel.


Body Rafting di Keindahan Alam nan Asri, ke Ranto Canyon Saja...

Body Rafting di Keindahan Alam nan Asri, ke Ranto Canyon Saja...

Eksotisme alam dan tantangan adrenalin yang ditawarkan kawasan wisata Ranto Canyon masih menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan.


Aplikasi Go On Travel, Mudahkan Wisatawan Akses Informasi Wisata

Aplikasi Go On Travel, Mudahkan Wisatawan Akses Informasi Wisata

Di zaman teknologi digital saat ini, apa pun mudah diciptakan. Salah satunya, aplikasi yang memudahkan untuk mengakses tempat wisata.


Galian Bekas Penambangan Berubah jadi Destinasi Wisata Alam

Galian Bekas Penambangan Berubah jadi Destinasi Wisata Alam

Aktivitas penambangan termasuk galian C banyak menimbulkan kerusakan lingkungan. Lubang-lubang bekas galian ini dibiarkan mengaga begitu saja.


Eksotika Batu Dinding Kilo Tiga, Unik dan Menantang

Eksotika Batu Dinding Kilo Tiga, Unik dan Menantang

Batu Dinding di Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan menantang.


Yuk... Siap-siap ke Pesona Minahasa 2017

Yuk... Siap-siap ke Pesona Minahasa 2017

Satu even akbar di setiap bulan direncanakankan memeriahkan Pesona Minahasa tahun ini.


Miangas, Pulau Terutara Indonesia yang Eksotis nan Menawan

Miangas, Pulau Terutara Indonesia yang Eksotis nan Menawan

Sungguh asyiknya berwisata di pulau terluar Indonesia. Seperti di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud.


Wisatawan Melonjak, Bintang Lima Prospektif

Wisatawan Melonjak, Bintang Lima Prospektif

Potensi pasar hotel bintang lima di Surabaya Barat masih terbuka. Buktinya, Tanly Hospitality mengembangkan Vasa Hotel Surabaya di Jalan HR Muhammad.


Ingin Mangga Gratis, Yuk ke Festival Mangga di Pemalang

Ingin Mangga Gratis, Yuk ke Festival Mangga di Pemalang

Agrowisata Mangga Istana yang saat ini sedang dikembangkan di Kabupaten Pemalang sedang gencar dipromosikan.


Melihat Arsitektur Kantor Pos Simpang Surabaya dari Kayu Jati yang Khas

Melihat Arsitektur Kantor Pos Simpang Surabaya dari Kayu Jati yang Khas

Banyaknya bangunan layanan publik yang dibangun pada masa Kolonial Belanda yang hingga saat ini masih kokoh berdiri.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!