Berkerumun Tanpa Masker usai Divaksin, Raffi Ahmad Mengaku Lagi Makan

JAKARTA - Raffi Ahmad akhirnya memberikan klarifikasi atas foto-foto dirinya yang tengah menghadiri acara dan viral di media sosial karena melanggar aturan protokol kesehatan.

Melalui unggahan di akun Instagram, Raffi Ahmad meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan juga Presiden Joko Widodo atas kegaduhan yang terjadi.

Dia juga mengakui kesalahannya yang telah melanggar protokol kesehatan dengan berkerumun dan tidak memakai masker.

“Terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi. Tapi sebelumnya saya ingin minta maaf yang sebesar-besarnya, saya minta maaf kepada bapak Presiden Jokowi, kepada seluruh staf yang ada di sekretariat presiden dan juga sekali minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam,” kata Raffi Ahmad dalam video unggahannya.

Raffi Ahmad mengatakan acara yang dihadirinya itu diadakan di kediaman ayah salah satu temannya.

Dia juga menjelaskan sebelum masuk ke rumah sudah menjalankan protokol kesehatan.

“Di situ kondisinya juga memang sebelum masuk ke rumahnya mengikuti protokoler. Tapi pas di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker, ada yang foto, tapi apa pun itu saya juga minta maaf karena kejadian ini jadi heboh,” ujar Raffi Ahmad dikutip dari Fin.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memberi tanggapan atas hal ini.

“Kita harus terbuka dengan segala kemungkinan yang terjadi ketika kami memiliki program besar seperti vaksinasi,” kata Wiku dalam jumpa pers Vaksin! Siapa Takut, Kamis (14/1).

Raffi Ahmad mendapat kesempatan sebagai penerima vaksin pertama.

Keikutsertaan Raffi diharapkan bisa menjadi panutan bagi anak-anak muda serta penggemarnya agar mau melakukan vaksinasi Covid-19 dan memperlihatkan bahwa vaksin tersebut aman dan halal.

Raffi dinilai memiliki pengaruh yang cukup penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terdapat kesuksesan vaksinasi khususnya untuk para pengikutnya.

“Kami berharap dengan influencer besar seperti Raffi Ahmad, dia dapat memainkan peran penting untuk memastikan bahwa kaum muda akan mendukung vaksinasi,” ujar Wiku.

Wiku menyadari sesuatu bisa saja terjadi di tengah program vaksinasi, seperti apa yang menimpa Raffi Ahmad saat kedapatan datang ke sebuah acara tanpa mengikuti protokol kesehatan.

Hal yang dilakukan oleh Raffi Ahmad pun langsung ramai diperbincangkan di dunia maya, dan menggiring opini usai divaksin seseorang bisa bebas dari virus corona.

“Hal-hal seperti ini bisa terjadi, kesalahan bisa terjadi dan tentunya sudah diklarifikasi oleh Raffi Ahmad sendiri,” kata Wiku.

Wiku juga mengatakan peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah jika ke depannya kembali mengajak influencer untuk menyusun strategi komunikasi yang dapat dimengerti oleh khalayak.

“Ke depannya bila kita akan mengajak banyak orang untuk vaksin termasuk influencer, kami harus bekerjasama menjalankan strategi komunikasi yang baik yang bisa dimengerti mereka dan diikuti oleh pengikutnya. Ini kebijakan penting dari pemerintah untuk masyarakat,” kata Wiku. (riz/fin/ima)

Baca Juga:

  • Pamer Kemesraan Hingga Nyaris Berciuman Bibir, Netizen Sebut Ammar Zoni dan Irish Bella Lebay!.
  • Petani Asal Tegal Meninggal Dunia Tersengat Tawon Vespa di Pemalang.

Berita Terkait

Berita Terbaru