Bertambah 30 Orang, Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Tegal Jadi 240 Kasus

SLAWI - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal tiga hari terakhir mencapai 30 orang. Dari jumlah itu, 17 orang di antaranya tertular melalui transmisi lokal dan tiga orang lainnya ada riwayat kontak erat dengan anggota keluarga yang datang dari daerah lain.

Selebihnya sedang dalam proses pendalaman riwayat kontak ataupun perjalanannya. Update terbaru ini dipublikasikan Jurubicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, dr. Joko Wantoro, Sabtu (26/9) malam.

dr. Joko mengungkapkan, sebagian di antara penambahan kasus konfirmasi baru tersebut membentuk klaster keluarga dan klaster sekolah. Salah satunya adalah klaster keluarga dari pasien Covid-19, berinisial S (50), asal Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna yang meninggal dunia, Kamis (10/9) lalu.

Enam orang kontak eratnya yang tinggal di Desa Tembok Lor Kecamatan Adiwerna juga positif terpapar virus corona baru. Keenamnya, lanjut Joko, kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kasus konfirmasi lain yang juga membentuk klaster keluarga ditemukan pada dua orang warga Desa Tegalandong Kecamatan Lebaksiu, sebagai kontak erat kasus Covid-19 berinisial M (49) yang tinggal serumah. M sendiri saat ini sedang dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi, sementara dua orang kontak eratnya menjalani isolasi mandiri.

Sementara penularan Covid-19 melalui transmisi lokal lainnya juga ditemukan pada dua orang kontak erat pasien positif berinisial AU (58), asal Desa Yamansari Kecamatan Lebakisu. Keduanya terdiri dari satu orang warga Desa Kajen dan Desa Lebaksiu di Kecamatan Lebaksiu. Baik AU maupun kedua orang kontaknya ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Kasus transmisi lokal berikutnya adalah dua orang kontak erat dari kasus positif Covid-19 berinisial MFR (27), asal Desa Lebaksiu Lor Kecamatan Lebaksiu yang sedang menjalani isolasi mandiri. Sama halnya dengan MRF, dua orang kontak eratnya tersebut juga menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Keduanya yaitu satu orang warga Desa Kajen dan seorang warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu.

Transmisi lokal juga ditemukan pada empat orang kontak erat kasus Covid-19 berinisial AU (58), asal Desa Pendawa Kecamatan Lebaksiu. Tiga di antaranya membentuk klaster sekolah, karena merupakan rekan seprofesi AU di salah satu sekolah negeri di Kota Slawi.

Yaitu masing-masing warga Desa Pedagangan dan Dukuhwaru Kecamatan Dukuhwaru, serta seorang warga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi. Sedangkan seorang kontak erat lainnya adalah warga Desa Pendawa Kecamatan Lebaksiu.

Baik AU maupun keempat orang kontak eratnya yang terpapar Covid-19 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Joko menambahkan, MRF dan AU merupakan kontak dari kasus konfirmasi sebelumnya berinisial VY (50), asal Desa Lebaksiu Lor, Kecamatan Lebaksiu.

"Seorang warga Desa Lebaksiu Kidul Kecamatan Lebaksiu juga terpapar Covid-19, melalui transmisi lokal dari kasus konfirmasi sebelumnya berinisial BM (43), yang tinggal serumah. Keduanya menjalani isolasi mandiri," ungkap dr. Joko.

Sedangkan tiga kasus konfirmasi baru tertular lewat kontak erat dengan keluarganya yang datang dari luar daerah. Yaitu dua orang warga Desa Kesamiran Kecamatan Tarub yang kini menjalani isolasi mandiri dan seorang warga Desa Slawi Kulon Kecamatan Slawi yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Soeselo.

Pihaknya juga mencatat, dari penambahan kasus konfirmasi baru tersebut ada empat orang yang belum diketahui riwayat kontaknya dan kini sedang dirawat di RSUD dr. Soeselo. Mereka adalah warga Desa Kagok Kecamatan Slawi, Desa Tanjungharja Kecamatan Kramat, Desa Slarang Kidul Kecamatan Lebaksiu, dan warga Desa Dukuhdamu Kecamatan Lebaksiu.

"Selebihnya enam kasus konfirmasi baru yang tengah menjalani isolasi mandiri dan belum diketahui riwayat kontaknya adalah warga-warga Desa Slawi Kulon Kecamatan Slawi, Desa Kabunan Kecamatan Dukuhwaru, Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Desa Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang, Desa Pacul Kecamatan Talang, dan Desa Pakembaran Kecamatan Slawi.

Dengan demikian, lanjut Joko, dari kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal hingga, sabtu (26/9) malam, berjumlah 240 orang. Rinciannya 129 orang sudah sembuh, 95 sedang menjalani perawatan, dan 16 orang meninggal dunia. (guh/zul)

Baca Juga:

  • Dinobatkan sebagai Rest Area Terindah di Indonesia, Ganjar Terpukau saat Mampir Makan Siang di Rest Area 456.
  • Jadi Rebutan AS dan China, Indonesia Harus siap-siap Hadapi Perang Dunia III.

Berita Terkait

Berita Terbaru