Bertubuh Bongsor, Domba Sakub Khas Brebes Berbobot 1 Kuintal

BREBES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) setempat terus berupaya membudidayakan domba Sakub. Selain bertubuh bongsor, domba Sakub juga bisa memiliki bobot mencapai 1 kuintal.

Seperti diketahui, keberadaan domba Sakub ini sekarang sedang dibudidayakan di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan, Brebes.

Desa ini berada di dataran tinggi kaki Gunung Slamet, tepatnya berada di dekat Agrowisata Kaligua.

Awalnya, warga Desa Pandansari mulai mengenal domba Sakub sejak 1980. Domba ini merupakan hasil persilangan domba jenis texel, sulfok, merino dan domba lokal.

Karena keunggulannya itu, sekarang domba jenis ini sedang gencar dibudidayakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes drh Ismu Subroto menjelaskan banyak kelebihan yang dimiliki varietas domba ini.

Salah satunya memiliki keunggulan bertubuh bongsor dibanding domba lainnya. Jika domba pada umumnya memiliki bobot hidup 60 sampai 70 kilo per ekor, domba Sakub ini bisa mencapai 90 sampai 100 kg lebih per ekor.

"Memang domba ini tergolong super, bahkan bobornya bisa mencapai 100 kilo lebih per ekornya. Bahkan cempe (anakan) umur dua bulan bisa memiliki bobot 26 kg," ungkapnya, Kamis (7/7).

Dijelaskannya, domba tersbeut memiliki bobot yang mencapai 100 kilo lantaran selalu diberikan pakan yang sehat. Pakan yang diberi berupa rumput dan pakan organik lain.


Beberapa contoh domba Sakub yang memiliki bobot sekitar 100 kg adalah milik Pandu (22).

Domba yang diberi nama Samson memiliki bobot mencapai 100 kg lebih.

"Kalau domba pada umumnya hanya 60 - 70 kg, tapi domba milik Pandu bobotnya 96 kg dan 120 kg," tandasnya.

Disamping bongsor, nilai jual domba ini cukup menjanjikan. Domba Sakub siap potong dibandrol Rp70 ribu sampai Rp90 ribu per kilo hidup. Harga ini tergantung ada tidaknya tanduk pada kepala domba. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terbaru