Biadab, Gadis 16 Tahun Meninggal usai Digilir 18 Pria

JAKARTA - OR (16), gadis asal Serpong, Banten, meninggal dunia mengenaskan. Anak di bawah umur itu meregang nyawa akibat kanker mulut rahim, usai digilir delapan pria bejat.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri mengatakan sesuai pemeriksaan Tim Forensik Mabes Polri yang telah mengambil sampel dari tubuh korban, 17 Juni lalu, penyebab kematian adalah luka di mulut rahim.

Efri mengatakan, penyebab terjadinya luka pada mulut rahim akibat kemasukan benda tumpul berkali-kali. Diduga gadis belia itu diperkosa secara bergiliran.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik, luka dari mulut rahim pada lubang senggama korban terjadi akibat kekerasan tumpul dari delapan orang itu. Sehingga mengakibatkan infeksi hebat dan mengakibatkan OR sakit,” tuturnya,Selasa (7/7) kemarin.

Menyoal dugaan awal yang menyebutkan kematian OR, akibat pil excimer yang dikonsumsinya sebelum korban dinyatakan tewas, Efri mengungkapkan, zat dari pil excimer tidak ditemukan pada tubuh remaja tersebut.

“Jadi, hasil dari Puslabfor itu bahwa tidak ditemukan zat daripada excimer di tubuh korban,” tukas Efri, dikutip Pojoksatu.id dari PMJ News.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pemerkosaan terhadap gadis berusia 16 tahun. Reka ulang ini berlangsung di Mapolsek Pagedangan, Kota Tangerang Selatan. Tercatat, para tersangka memeragakan 40 adegan.

Dalam rekonstrusi ini, polisi menghadirkan tujuh dari delapan orang yang berhasil ditangkap. Mereka di antaranya FF, SU, S alias K, DE, AN, D dan DR. Adapun satu pelaku lainnya berinisial RI saat ini masih dalam pengejaran.

“Kami langsung menindaklanjuti dengan proses rekonstruksi yang dilakukan tujuh tersangka di Mapolsek Pagedangan. Untuk tersangka RI kita gunakan peran pengganti,” ungkap Efri, Rabu (24/6) lalu. (hdi/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.

Berita Terkait

Berita Terbaru