BKN Pastikan Tidak Ada Seleksi CPNS Jalur Prestasi Tanpa Tes, Menantu Nia Daniaty Terancam Dipecat

JAKARTA - Olivia Nathania atau Oi dan suaminya, Rafly dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/9).

Kuasa hukum pelapor, Odie Hudiyanto mengatakan kliennya diiming-imingi menjadi CPNS melalui jalur prestasi. Namun, janji pelapor tidak kunjung ditepati hingga memicu para korban untuk melaporkan putri Nia Daniati ini ke polisi.

Oi diduga melakukan penipuan bermodus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kasus dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp9,7 miliar itu juga diduga melibatkan suami Oi, sapaan akrab Olivia, Rafly N. Tilaar, yang disebut memfasilitasi sang istri.

Nomor rekening Rafli diduga digunakan untuk menerima transfer dari para korban. Sementara menantu Nia Daniaty ini statusnya merupakan PNS salah satu instansi.

Atas kasus tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan, karena yang bersangkutan (Rafly) saat ini sedang dalam proses penyidikan maka tidak bisa langsung dipecat. Semua harus melalui mekanisme pengadilan.

“Jika yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh pengadilan maka berlaku ketentuan Pasal 87 UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dan yang bersangkutan bisa diberhentikan tidak dengan hormat,” terang Bima dikutip dari JPNN.com, Minggu (26/9).

Meski demikian, Bima menegaskan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bisa melakukan pemberhentian sementara sampai ada keputusan Inkracht.

“Mau ada pemberhentian sementara atau tidak kewenangannya ada pada Menkumham,” ujar Bima.

Senada itu, Karo Humas BKN Satya Pratama percaya bahwa yang bersangkutan (Rafly) akan diproses sesuai prosedur oleh SDM Ditjen Pemasyarakatan dan Biro SDM Kumham sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan iming-iming menjadi ASN baik PNS maupun PPPK lewat jalur tanpa tes.

“Tidak ada jalur prestasi tanpa tes. Semua pengisian formasi kosong harus melewati tes Computer Assisted Test (CAT) yang akuntabel, transparan, dan tidak ada bayaran."
(jpg/ima)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru