Bupati Brebes Serahkan Santunan Jasa Raharja untuk Keluarga Korban Kecelakaan Bus

BREBES - Ahli waris korban kecelakaan yang terjadi antara PO bus Haryanto bernomor polisi B 7215 VGA dengan PO bus Dedy Jaya bernomor polisi G 1476 VGA di ruas Tol Cipali Kilometer 76 (200) arah Cirebon menuju Jakarta, Rabu (5/5) lalu, menerima santunan dari PT Jasa Raharja.

Dana santunan tersebut diserahkan Bupati Brebes Idza Priyanti beserta Kepala Kantor Jasa raharja Perwakilan Pekalongan dan Kepala Pelayanan Jasa Raharja Tegal.

Santunan diterima langsung oleh ahli waris Andi Andrianus warga Desa Bulusari dan ahli waris Toha Warga Desa Karangsari Kecamatan Bulakamba di rumah kediaman masing masing, Jumat (7/5).

Dalam santunan tersebut, Idza mengucapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang terjadi dan berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kekuatan dan ketabahan. Untuk santunan yang diterima, Idza berharap bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan," ungkap orang nomor satu di Brebes ini.

Idza juga berpesan kepada keluarga korban agar dapat menjaga dan merawat serta memperhatikan anak-anak almarhum. Jangan sampai setelah ditinggal ayahnya nasib anak-anaknya tidak terurus.

"Anak-anak korban harus bisa terus sekolah agar masa depannya cerah dan cita-citanya yang telah diimpikan bisa tercapai," ujar Idza.

Kepala Kantor Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan Sugeng Prastowo mengatakan, PT Jasa Raharja memberikan dana santunan kepada ahli Waris sebesar Rp50 juta dan dana tersebut diberikan melalui transfer ke rekening ahli waris yang bersangkutan.

"Dana santunan ini diberikan tanpa potongan serta seluruh prosesnya dilakukan oleh pihak Jasa Raharja sehingga tidak merepotkan keluarga korban atau ahli waris," singkatnya

Seperti diketahui, Andi Andrianus, warga Desa Bulusari dan Toha, warga Desa Karangsari Kecamatan Bulakamba yang merupakan sopir dan kondektur bus Dedy Jaya menjadi korban kecelakaan di ruas Tol Cipali kilometer 76.200 arah Cirebon menuju Jakarta pada Rabu (5/5) lalu. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Kasus di Kabupaten Tegal Melonjak, Pimpinan DRPD Ngamuk Tahu Anggaran Covid-19 Rp86 Miliar Baru Dipakai Rp900 Juta.
  • India Bisa Turunkan Kasus Corona 5 Kali Lipat Sebulan, Guru Besar UI: Harus Diakui Sebagian Dilockdown Total.

Berita Terkait

Berita Terbaru