Bupati Tegal Curhat ke Pemborong, Soal Anggaran yang Tipis

SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah mencurahkan isi hatinya (curhat) kepada para pemborong atau kontraktor ihwal anggaran pemerintah daerah yang kian menipis.

Anggaran yang sebelumnya sudah direncanakan untuk merealisasikan program unggulan jalan bebas lubang di tahun ini hingga 2024, ternyata terdisrupsi oleh kebijakan refocusing guna penanganan Covid-19.

"Apa mau dikata, rencana tidak sesuai dengan harapan. Pemkab Tegal masih bertumpu pada transfer pemerintah pusat, termasuk prioritasi penanganan kesehatan dan bantuan sosial yang jumlahnya tidak sedikit. Situasi ini tidak hanya dialami Kabupaten Tegal, tapi juga pemerintah daerah lainnya," katanya, Jumat (26/3).

Padahal, tambah Umi Azizah, masyarakat sudah sangat berharap ada pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan. Harapan itu acapkali disampaikan melalui media sosial (medsos). Dirinya memandang, situasi pandemi ini adalah ujian kita bersama.

"Tidak hanya Bapak, Ibu yang mungkin mengalami penurunan omset usaha akibat melemahnya daya beli dan perekonomian di masyarakat, juga yang menghadapi tekanan publik," tambahnya.

Kendati demikian, lanjut Umi Azizah, dirinya tidak patah semangat. Pihaknya tetap berupaya agar anggaran yang sudah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tidak tergerus habis. Terutama anggaran yang bernilai strategis.

Saat ini, pemerintah pusat sedang menggenjot pembangunan ekonomi di kawasan Bregasmalang. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kedungsepur, Purwomanggung dan Bregasmalang.

"Semoga melalui kebijakan itu bisa menghadirkan jaringan infrastruktur yang berkualitas, yang akan meningkatkan daya saing, terutama di sektor industri yang itu akan berdampak baik pada pertumbuhan investasi dan peningkatan perekonomian rakyat yang berkelanjutan," pungkasnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Oknum TNI-Polri Ribut Lagi, Seorang Anggota Brimob Tewas, Satu Personel Kopassus Terluka.
  • Jawab Tantangan Debat Jozeph Paul Zhang, Gus Yaqut: Tanggung Jawab Omongannya Saja Gak Berani, kok Nantang Debat?.

Berita Terkait

Berita Terbaru