Bupati Umi Apresiasi Kinerja Kepolisian Hadirkan Rasa Aman di Masyarakat

SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan apresiasinya atas kinerja kepolisian dalam memberikan rasa aman di masyarakat, termasuk membantu upaya penanganan pandemi Covid-19, dari mulai sosialisasi, penegakan disiplin protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Umi saat menghadiri Tasyakuran HUT ke-76 Bhayangkara Tahun 2022 di Gedung SSB Polres Tegal, Jumat (01/07) pagi.

“Saya melihat sendiri bagaimana rekan-rekan kepolisian ini mampu menjalin sinergi yang baik dengan TNI, dokter dan tenaga kesehatan Pemerintah Kabupaten Tegal serta relawan dan aparat pendukung lainnya dalam menangani pandemi Covid-19. Sehingga pandemi di Kabupaten Tegal bisa dikendalikan,” ujarnya.

Dirinya pun menitip pesan kepada jajaran kepolisian untuk terus aktif mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah yang saat ini tengah fokus pada upaya pemulihan ekonomi, selain memperluas lapangan kerja untuk mengatasi persoalan pengangguran dan mengantisipasi berbagai hal terkait ketahanan pangan dan energi.

“Saya berharap kepolisian terus aktif menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum. Polri jangan pernah lengah memberikan perlindungan, memberikan pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa diskriminasi,” kata Umi.

Orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini juga mendukung kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam penegakan hukum, memberantas setiap tindak kejahatan, termasuk praktik pungli dan korupsi yang dapat merusak mental dan moral bangsa dalam membangun Indonesia maju dan Indonesia unggul dalam bersaing dengan negara-negara lain.

Menurutnya, kepolisian dituntut responsif dan peka dengan terus menerus mereformasi diri secara menyeluruh untuk meningkatkan kualitas kinerjanya secara profesional, di samping merefleksi diri, melihat tidak hanya dari sisi keberhasilannya saja, tetapi juga menyadari kelemahan maupun kekurangannya sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, melakukan perubahan positif dari hulu ke hilir secara konsisten.

Pada kesempatan ini, Umi pun mengajak Polres Tegal untuk berperan dan menjadi bagian dari gerakan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.

“Saya mengajak Pak Kapolres untuk ikut mendukung, membantu kami dalam mereformasi birokrasi, mencetak kader sumber daya ASN yang berintegritas dan bertindak sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Hal tersebut menurutnya semata-mata demi menciptakan iklim birokrasi pemerintahan daerah yang bersih dan melayani sebagai prasyarat untuk menghadirkan hasil-hasil pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at berharap, Kepolisian Negara Republik Indonesia di usianya yang ke-76 tahun ini bisa berkembang menjadi organisasi publik yang hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan layanan terbaik, rasa aman, dan nyaman khususnya masyarakat Kabupaten Tegal.

Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Bhayangkara tahun 2022, yaitu Polri yang presisi, mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural untuk mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

“Untuk bisa mewujudkan itu semua, tentunya kami perlu dukungan dari semuanya dan alhamdulillah kita bisa melewati ini, dari mulai PPKM, vaksinasi Covid-19, dan musim arus mudik tanpa kendala berarti. Tidak mungkin polisi bisa bekerja sendiri, butuh kerja sama seluruh pihak,” tuturnya.

Sejalan dengan tema yang ada, Arie menceritakan bahwa Polres Tegal sudah mendukung dan melakukan upaya pemulihan ekonomi masyarakat meskipun belum sepenuhnya memenuhi harapan.

Sehingga pada kesempatan ini, dirinya meminta koreksi, kritik, saran, terkait kinerja Polres Tegal yang selama ini dirasa belum maksimal.

“Kami memohon maaf apabila dalam memberikan pelayanan belum maksimal dan masih banyak komplain dari masyarakat, maka kami minta masukan, dukungan, kritik, saran, supaya ke depan Polri bisa jauh lebih baik lagi, khususnya Polres Tegal. Hingga nantinya bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional. Itu yang menjadi tujuan utama kami,” pungkas Arie. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru