Cek Lokasi Jembatan yang Putus di Brebes, Bupati Bilang Begini

BREBES - Bupati Brebes Idza Priyanti mengecek langsung kondisi jembatan Kereta Api (KA) di Sungai Glagah, Desa Tonjong Kecamatan Tonjongnyang putus, Selasa pagi (12/1).

Bupati ditemani oleh kepala SKPD terkait, yakni kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, BPBD, camat dan kapolsek setempat.

Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, untuk perbaikan jembatan KA yang putus merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan melalui PT KAI. Karenanya, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna adanya perbaikan. Sehingga, jalur KA Jakarta-Surabaya melalui Purwokerto bisa kembali normal.

"Sudah kita koordinasikan dengan pusat. Dan biasanya kalau yang mengerjakan pusat akan cepat," ujarnya.

Diungkapkannya, masyarakat yang hendak melihat kondisi jembatan yang putus untuk berhati-hati. Sebab, saat ini kondisi sudah musim penghujan dan sungai rawan banjir. Selain itu, dia berharap masyarakat bisa mendukung program yang ada di pemerintahan.

"Kita harapkan putusnya jembatan ini bisa segera diperbaiki. Dan tidak ada lagi bencana yang terjadi di Brebes," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, jembatan rel kereta api (KA) di Dukuh Timbang Desa Tonjong Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes ambruk, Senin (11/1) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Jembatan yang menghubungkan jalur Jalarta-Yogyakarta dan Surabaya via Jalur Selatan itu ambruk, setelah diterjang arus Sungai Glagah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula saat wilayah itu diguyur hujan deras sejak sore hingga malam hari. Tiba-tiba, arus sungai menjadi sangat deras dan mengakibatkan sekitar tiang pilar dan bantalan rel ambruk.

"Awalnya hujan deras, kemudian arus sungai menjadi cukup deras dan langsung menerjang tiang jembatan," kata Edi, salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Akibat peristiwa itu, jalur selatan antara Jakarta, Jogyakarta dan Surabaya dikabarkan tidak bisa dilalui kereta Api. Para petugas tampak berjaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Sesuai UU Penerbangan, Ahli Waris Korban Meninggal Sriwijaya Air Terima Rp1,25 Miliar Per Penumpang.
  • Marah ke Ribka Tjiptaning, Pendukung Jokowi: Anda Tahu Sopan Santun Tidak.

Berita Terkait

Berita Terbaru