Deddy Corbuzier Disebut Masuk Islam di 'Pintu' yang Salah, Ustaz Fahim: Melalui Orang-orang Liberal

JAKARTA - Kendati sudah meminta maaf terkait tayangan podcast-nya yang menghadirkan nara sumber pasangan gay, kritikan terhadap Deddy Corbuzier masih terus terjadi.

Terkini, Ustaz Fahim Mawardi menilai YouTuber Deddy Corbuzier masuk Islam di 'pintu' yang salah. Sehingga tidak ada Ilmu agama yang dipegang Deddy Corbuzier.

"Apa yang kami katakan adalah hati nurani, bahwa kami sangat menyayangkan terhadap masuk Islamnya si Deddy. Saya mengatakan bahwa si Deddy masuk Islam di pintu yang salah" kata Ustaz Fahim Mawardi melalui sebuah video yang dilihat redaksi, Kamis (12/5).

Pernyataan Ustaz Fahim itu diungkapkannya untuk menanggapi kontroversi podcast Deddy Corbuzier, Sabtu (7/5) lalu. Ustaz Fahim bahkan menyebut bahwa Deddy Corbuzier masuk Islam melalui orang-orang liberal.

"Masuk Islam di orang-orang liberal, orang-orang yang tidak terlalu mementingkan namanya syariat dan suka mengolok-olok persoalan agama dan lain sebagainya," kata Ustaz Fahim.

Ustaz melanjutkan, bahwa beberapa fakta terlihat Deddy Corbuzier tidak terlihat Islamnya, tidak khusyuk. Malah mengangkat konten yang terkait hal yang paling dibenci Allah, yakni LGBT.

"Kita kita fakta apa yang terjadi kali ini. Apakah keislaman si Deddy kelihatan, tidak. Apakah kekusyuhan si Deddy kelihatan, tidak. Malah mengangkat apa yang paling dibenci oleh Allah, salah satunya yaitu LGBT. Di angkat di podcast-nya kemudian dipromosikan," kata Ustaz.

Ustaz Fahim menyarankan kepada Deddy Corbuzier agar bertaubat dan menarik semua konten LGBT-nya.

"Maka dari itu saya pesankan kepada si Deddy hari ini, anda bertaubat kepada Allah, dan Anda tarik semua konten yang sudah mengajak kepada Allah SWT," katanya.

"Anda kalau mau belajar Islam, maka belajar yang benar. Jangan belajar kepada orang liberal kepada orang yang tidak jelas memegang syariat dan Sunnah. Maka sekali lagi saya sampaikan bertaubatlah kepada Allah," tuturnya.

Sekedar diketahui, Deddy Corbuzier resmi masuk Islam pada 21 Juni 2019. Pria berkepala pelontos itu bersyahadat dipandu oleh Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Muftah di Masjid Al Mbejaji, Kompleks Ponpes Ora Aji, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (fin/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru