Delapan Kepala Desa dan Empat ASN di Pemkab Pemalang Reaktif

PEMALANG - Setelah Bupati beserta istri dan Sekda Pamkab Pemalang terkonfirmasi positif Covid-19, Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang melakukan rapid test secara masif, Rabu (22/7), di Pendapa Pemkab Pemalang.

Hasilnya, 12 orang aparat sipil negara (ASN), kepala desa, dan istri kades reaktif. Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tutuko Raharjo mengatakan rapid test diikuti 406 orang.

Mereka adalah kepala desa/lurah bersama suami atau istrinya dan ASN dan non-ASN dari organisasi perangkat daerah (OPD). Hasilnya, 12 orang reaktif dan sisanya 394 orang nonreaktif.

”Dari 12 orang yang reaktif itu diketahui terdapat 4 orang adalah ASN dan non-ASN dari OPD. Sedang 8 orang lainnya dari jajaran kepala desa atau istri dan suami,” katanya, Kamis (23/7).

Menurut dia, dari delapan kepala desa atau istri itu berasal dari Desa Gunungbatu Kecamatan Bodeh; Petanjungan Kecamatan Petarukan; Banglarangan Kecamatan Ampelgading; Kedungbanjar Kecamatan Taman; Mengori Kecamatan Pemalang; Banjarmulya Kecamatan Pemalang; Purana Kecamatan Bantarbolang; dan Desa Plakaran Kecamatan Moga.

”Sedangkan bagi desa yang tidak disebutkan berarti hasilnya nonreaktif,” ujarnya.

Sayangnya Tutuko tidak bisa menyebutkan nama-nama orang yang reaktif dengan alasan kode etik. Delapan orang tersebut, Kamis (23/7), menjalani tes swab. (apt/fat/zul)

Baca Juga:

  • Diduga Lakukan Pemerasan dan Rampas Kendaraan, Seorang Kades di Brebes Dilaporkan ke Polisi.
  • Makamkan PDP Covid-19,Dua Pegawai RSUD dr Soeselo Slawi Dimassa Warga dan Harus Dilarikan ke Rumah Sakit.

Berita Terkait

Berita Terbaru