Demi Rizieq Shihab, Habib Rehan Hayya Alal Jihad Rela Mati

JAKARTA - Pelaku azan jihad Hayya Alal Jihad Habib Rehan Alqadri sudah ditangkap Mabes Polri di Cibadak Sukabumi Jabar.

Meski mengaku bukan anggota Front Pembela Islam (FPI), Habih Rehan mengaku siap mati demi membela Habib Rizieq Shihab (HRS).

Dikutip dari Pojoksatu, Habib Rehan Alqadri merupakan imam salat dalam salah satu video yang viral di media sosial yang mengubah azan dengan tambahan Hayya Alal Jihad.

Dalam video berdurasi 30 detik yang tersebar di media sosial, Habib Rehan bersama delapan orang lainnya tampak salat di sebuah rumah. Belum diketahui kapan dan di mana lokasi video tersebut diambil.

Habib Rehan yang menjadi imam salat mengubah bagian ikomah menjadi hayya alal jihad sebelum salat fardu dilaksanakan.

Habib Rehan seperti diketahui juga merupakan keturunan atau ahlu bait Rasulullah SAW dari marga Alqadri.

“Saya bukan anggota FPI, bukan bagian orang-orang di dalam FPI. Tapi kalau ada yang ingin macam–macam. Ingin mematikan langkah perjuangan Habib Rizieq. Demi Allah, saya rela hancur, rela binasa untuk FPI,” ungkap Habib Rehan dalam akun You Tube PHB Indramayu Official.

“Karena saya telah dididik oleh Habib Bahar. Habib Bahar bukan bagian dari FPI. Tapi beliau cinta mati kepada FPI,” tegas Habib Rehan dalam video itu.

Video ini diunggah pada 21 September 2020 lalu, dan diberi judul Pesan Habib Bahar Kepada Habib Reyhan Al Qadri.

Video ini masih bisa disaksikan di You Tube hingga Sabtu (5/12).

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengungkapkan penangkapan Habib Rehan.

“Betul ditangkap, inisial RH,” kata Brigjen Slamet Uliandi, Jumat (4/11).

Namun dia belum mau menjelaskan lebih jauh detail penangkapan terhadap Habib Rehan ini.

“Di perjalanan dari Palabuhan Ratu ke Jakarta,” ujarnya saat dikonfirmasi soal lokasi penangkapan.

Dia mengatakan, setelah ditangkap, Habib Rehan langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti 1 buah handphone berwarna merah, 1 kemeja lengan panjang warna putih, 1 tutup kepala peci warna putih, 1 sarung kain,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Jumat (4/12). (ral/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Pandemi Belum Berkurang, Muncul Serangan Virus Baru Nipah yang Lebih Ganas dari Covid-19.
  • Kasus Positif Covid-19 Sudah Tembus 1 Juta Lebih, Pemerintah Siapkan Lockdown Terbatas.

Berita Terkait

Berita Terbaru