Dewan Menilai, Marak Warga Melanggar Protokol Kesehatan

SLAWI - Anggota DPRD Kabupaten Tegal menilai hingga saat ini masih banyak warga yang melanggar protokol kesehatan. Satgas Gugus Covid-19 Kabupaten Tegal diminta tidak pandang bulu dalam menindak pelanggar prokes.

M. Bintang Adi Prajamukti, Senin (13/6) meminta satgas harus lebih tegas dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal itu mengingat masih banyak warga yang tidak menerapkan prokes, seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan berkerumun.

Jika satgas melihat ada yang berkerumun, bubarkan saja. Termasuk kalau ada yang tidak pakai masker, langsung tindak tegas.

"Ini harus dilakukan untuk memberi efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan. Kalau tidak, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal akan naik terus," katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal mengapresiasi Pemkab Tegal yang telah membuat Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42 Tahun 2021 sebagai pengganti Perda lama Nomor 62 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Covid-19. Sebab, perbup sebelumnya dinilai masih tumpul dan butuh penegasan dalam sanksi penerapan prokes.

"Denda Rp100 ribu bagi pelanggar prokes harus diterapkan. Tidak usah ragu karena ini demi kesehatan masyarakat," tambahnya.

Langkah Pemkab, lanjut Bintang Adi Prajamukti, juga harus dilaksanakan secara maksimal. Covid-19 bisa diredam, jika semua pihak saling bergotong-royong menjaga prokes. Termasuk masyarakat juga harus taat. Sebab, pemerintah sudah berupaya maksimal, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat, maka akan sulit berhasil.

"Tidak susah mikir yang macam-macam soal Covid-19. Jalani saja apa yang telah diperintahkan pemerintah. Bukan untuk pribadi, tapi untuk semua masyarakat," tandasnya.

Untuk penutupan obyek wisata dan larangan kegiatan yang mengundang massa, juga harus dijalankan secara maksimal. Selain itu, vaksinasi terus digalakkan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Termasuk penerapan prokes harus dioptimalkan.

Memakai masker bila keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga imunitas tubuh.

"Mari bersama-sama bahu membahu untuk melawan Covid-19 dengan menerapkan prokes. Semoga kita semua sehat wal afiat dan berkah dalam lindungan Allah SWT," tandasnya. (adv/guh/ima)

Baca Juga:

  • Mahfud Sebut Negara Enggan Minta Bantuan Asing, Luhut: Pemerintah Telah Meminta Bantuan Negara Sahabat.
  • Politisi PDI Perjuangan Kritik Keras soal PPKM, Effendi Simbolon: Presiden Tidak Patuh Konstitusi.

Berita Terkait

Berita Terbaru