Di Papua, Obat Covid-19 Dijual Rp25 Juta, Kapolda: Kini Kita Punya Dua Tugas Besar saat Pandemi

JAKARTA - Dipastikan ada mafia obat Covid-19 yang tengah bermain. Sebagai bukti harga obat-obatan Covid-19 sampai mencapai Rp25 juta.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri dalam keterangannya mengatakan pihaknya kini mempunyai dua tugas besar di tengah pandemi Covid-19. Selain memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) bersama TNI, mereka juga fokus membongkar mafia obat.

Sebab, di masa pandemi ini, harga obat-obat terapi Covid-19 mencapai Rp25 juta.

Dikutip laman resmi Polri, Minggu (25/7), disebutkan hal itu terungkap usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang dipimpin Kapolda Papua, Irjen. Pol. Mathius D Fakhiri dengan direktur rumah sakit se-Jayapura dan Keerom.

Direktur Rumah Sakit Abepura dr Daisy Christina Urbinas menuturkan, RS yang dikelolanya saat ini mengalami kesulitan karena harga obat-obatan melonjak drastis.

"’Ada satu obat yang harga normalnya Rp4 juta, sekarang jadi Rp25 juta,” keluhnya.

Kenaikan harga yang tidak masuk akal itu sangat mencurigakan. Dia pun berharap Kapolda bisa mengungkap penyebab kenaikan tersebut.

”Apakah benar ada mafia atau ada sebab lain,” ujarnya.

Terkait KKB, Polda Papua dan TNI yang tergabung dalam Satgas Gakkum Ops Nemangkawi berhasil menangkap Osimin Wenda alias Usimin Telenggen, anggota KKB yang berstatus narapidana di Lapas Abepura.

Osimin yang sudah lima tahun masuk daftar pencarian orang (DPO) dibekuk di Kampung Wandigobak, Kabupaten Puncak Jaya. (gw/zul/fin)

Baca Juga:

  • Sambil Menangis, Mbak Rara Ngaku Sudah Berkomunikasi dengan Arwah Eril: Jantungnya Tertusuk.
  • Ramal Eril, Putra Ridwan Kamil Meninggal, Paranormal Mbak Rara Berharap Meleset.

Berita Terkait

Berita Terbaru