Dideadline 4 Juli Guci Harus Dibuka, Jika Tidak Pelaku Usaha Bakal Buka Paksa Pintu Gerbang

BOJONG - Para pelaku usaha di Obyek Wisata Guci menuntut supaya destinasi wisata andalan di Kabupaten Tegal itu segera dibuka. Mereka mendeadline, Sabtu (4/7) nanti, pihak terkait sudah membuka lagi Obyek Wisata Guci sesuai tuntutan para pelaku usaha.

Paguyuban Villa Guci, Sopan Sofiyanto mengatakan para pelaku usaha di sekitar Obyek Wisata Guci sudah tiga bulan mematuhi anjuran pemerintah untuk menutup sementara usahanya, demi pencegahan penyebaran covid-19. Akibatnya, tiga bulan itu pula pelaku usaha rela kehilangan penghasilannya.

"Kami sudah tiga bulan menutup usaha di obyek wisata. Kami mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan usaha masing-masing," katanya.

Saat ini, tambah Sopan, para pelaku usaha kecewa dengan tertundanya pembukaan destinasi wisata andalan di Kabupaten Tegal itu. Itulah sebabnya, para pelaku usaha menuntut Guci segera dibuka 4 Juli nanti.

"Apabila pada tanggal tersebut belum ada pembukaan destinasi wisata, pelaku usaha akan membuka paksa pintu gerbang masuk ke Obyek wisata Guci," ungkapnya.

Ditegaskan Sopan, para pelaku usaha tetap akan membuka dengan sistem simulasi berbayar. "Ini kami lakukan mengacu dicabutnya maklumat Kapolri serta surat edaran SOP pencegahan penyebaran virus corona."

Khusus pelaku usaha di Obyek Wisata Guci, lanjut Sopan, akan segera memaksa gerbang Obyek Wisata Guci dibuka. Alasannya, para pelaku usaha sudah sangat menderita secara ekonomi, dan siap mengupayakan tindakan hukum class action, jika tuntutan para pelaku usaha diabaikan. (guh/zul)

Baca Juga:

  • Usulan RUU HIP Diganti PIP, Munarman FPI: Enggak Usah Pura-pura (Bersikap) Pancasila.
  • Dua Hari Diperiksa, Pacar Editor Metro TV Ditanyai Polisi soal Hubungannya dengan Korban.

Berita Terkait

Berita Terbaru