Diduga Diperkosa lalu Dibunuh, Mayat Guru PNS Ditemukan dalam Ember Tanpa Sehelai Benang pun

BANYUASIN - Efriza Yuniar alias Yuyun (50), seorang guru PNS, ditemukan tewas mengenaskan di rumah dinasnya yang berada di lingkungan sekolah. Jenazah guru malang itu baru ditemukan, Kamis (9/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

Ironisnya, mayat Guru SD 11 Muara Telang Desa Marga Rahayu Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Sumatra Selatan itu ditemukan dalam ember besar. Saat ditemukan, tangan korban terikat ke perut, leher terjerat, dan posisi kepala menghadap ke bawah.

Korban tidak mengenakan sehelai benang pun. Dia terbungkus kain sprei yang ditutup dengan karpet dan diikat dengan tali rapia.

Jenazah guru PNS itu ditemukan pertama kali oleh rekan-rekan korban yaitu Juita, Hendra, Hakim dan Siti Rohmah bersama Haris kepala tukang rumah dinas guru SD N 11 Muara Telang, Banyuasin. Saksi-saksi tersebut datang ke sekolah karena ada kegiatan sekolah pagi tadi.

Diduga, guru PNS itu diperkosaa sebelum dibunuh. Kapolres Banyuasin, AKBP Danny A Sianipar Sik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar, untuk motifnya masih didalam penyidik,” ujarnya.

Saksi yang pertama kali menemukan korban masih dalam interogasi penyidik, kemudian penyidik bersama kerabat korban melakukan pemeriksaan dirumah kornan untuk mencari barang berharga korban.

“Apakah ada yang hilang atau tidak,” jelasnya.

Selain diselidiki polsek Muara Telang, kasus ini diback up satreskrim Polres Banyuasin. “Kapolsek dan Kasatreskrim masih berada di TKP,” tukasnya. (dho/tj/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Valid! 26 Kasus Positif Covid-19 Baru Ditemukan di Kota Tegal, Ganjar Minta Pemkot Intensifkan PCR Test Massal.

Berita Terbaru