Diduga Pelaku Bukan Orang Profesional, Luka Editor Metro TV Tidak Teratur

JAKARTA - Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara, sayatan benda tajam yang merobek leher Yodi diduga dilakukan oleh orang yang bukan profesional membunuh.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (13/7).

“Yang leher mengakibatkan robek di leher. Hasil autopsi RS Polri penyebab utama meninggal itu tusukan di leher,” ujarnya dikutip dari Pojoksatu.

Polisi menyebut, salah satu luka tusuk pada jasad Editor Metro TV Yodi Prabowo mengenai iga dan paru-parunya.

“Luka di dada menusuk iga dan paru-paru,” kata dia.

Selain di dada, luka juga terdapat di leher. Yusri menyebut, luka akibat benda tajam di leher tersebut yang membuat korban meregang nyawa.

Jasad Yodi Prabowo ditemukan tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.

“(Lokasi temuan) di samping tembok tol,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budi Sartono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/7). (dhe/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bupati Pemalang Dicibir Netizen Pura-pura Positif Covid-19: Saya Biasa Dibully.
  • Penahanan Djoko Tjandra Dianggap Tidak Sah, Kejagung: Kejaksaan Hanya Menjalani Eksekusi Bukan Penahanan.

Berita Terkait

Berita Terbaru