Diduga Sindir Anies Baswedan, Ruhut: Persis Almarhum Gepeng, Sebentar-sebentar Untung Ada Saya

JAKARTA - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendapatkan apresiasi dan pujian dari politisi PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul. Menurutnya, sikap Gibran patut dicontoh oleh pemimpin lainnya.

Ruhut mengungkapkan putra Presiden Jokowi itu tak malu mengakui bahwa prestasi yang diterimanya saat ini juga berkat hasil kerja pendahulunya. Pujian Ruhut itu menyusul pemberitaan Pemkot Solo yang meraih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021 Kategori Kota Terbaik II.

Penghargaan itu diterima oleh Gibran dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. “Ini contoh yang baik luar biasa Wali Kota Solo Mas Gibran yang perlu diteladani, jangan seperti Gabenar,” cuitnya di akun Twitter @ruhutsitompul, dikutip Senin (9/5).

Ruhut agaknya memakai kabar itu untuk menyinggung seorang gubernur yang diduga Anies Baswedan. Baginya, prestasi yang ditorehkan DKI tak lepas dari tangan pimpinan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Persis Almarhum Gepeng dalam lawakannya di Srimulat sebentar-sebentar untung ada saya, eh malu dong, apa masih punya malu bangga menerima penghargaan dari kerjaan pendahulunya,” sindirnya.

Sebelumnya, klaim para buzzerRp yang menyebut Jakarta Internasional Stadion (JIS) hasil kerja Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, ditanggapi mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga, Roy Suryo pun mengungkap fakta sebenarnya.

Menurut Roy, JIS adalah ide dari Gubernur Fauzi Bowo atau Foke di 2008 lalu, yang diberi nama BMW. Kemudian ide itu hendak dilanjutkan oleh Jokowi, Ahok, dan Djarot tetapi terdapat masalah pengadaan lahannya.

Kemudian JIS benar-benar dieksekusi oleh Anies Baswedan yang juga merupakan janji kampanyenya. "Agar tidak jadi bahan hoax buzzerRp, sejarah stadion JIS (BMW) idenya memang sejak Gub Foke tahun 2008."

"Namun di era-era sesudahnya (Jokowi, Ahok, Djarot) belum bisa dibangun karena tanah bermasalah, bahkan ada Laporan KPK tahun 2014," ujar Roy Suryo melalui akun Twitter-nya yang dikutip, Sabtu (7/5).

"Baru tanggal 14 Mar 2019 benar-benar dibangun oleh Gub Anies, AMBYAR," kata Roy Suryo.

Roy Suryo juga menjelaskan bahwa Gubernur Foke merancang stadiun BMW dengan kapasitas 40 ribu penonton. Serta dengan desain model lilitan surban. Namun dieksekusi Anies Baswedan dengan kapasitas 80.000 penonton dengan desain Ikatan Kepala. (fajar/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru