Dilanda Banjir, Warga Desa di Wilayah Ini Mendapat Bantuan dari PMI

SLAWI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal kembali menyalurkan bantuan untuk para korban bencana banjir di 3 desa dan 1 kelurahan di wilayah Kecamatan Kramat. Ketiga desa itu meliputi Kemuning, Plumbungan, Maribaya dan Kelurahan Dampyak.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengatakan, bantuan yang disalurkan itu berupa beras dan mie instan. Totalnya beras sebanyak 600 kilogram atau 24 karung dan 40 dus mie instan. Penyaluran bantuan dipusatkan di pemerintah desa masing-masing.

"Jadi setiap desa mendapatkan beras 150 kilogram dan 10 duz mie instan," katanya.

Dirinya berharap, bantuan itu bermanfaat bagi warga yang menjadi korban banjir pada Selasa (23/11) lalu. Banjir terjadi seiring wilayah Kabupaten Tegal diguyur hujan deras sejak Senin (22/11) hingga Selasa pagi.

Akibatnya, sebagian wilayah di Kecamatan Kramat terendam banjir. Namun, yang terparah berada di 3 desa 1 kelurahan itu.

"Semoga bantuan ini bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," tambahnya.

Sementara itu, Camat Kramat Bambang Suliarso mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Dirinya tak menampik, pada Selasa lalu memang 3 desa dan 1 kelurahan di wilayahnya terendam banjir. Jumlah rumah yang terendam mencapai ratusan unit. Banjir terjadi karena Sungai Cacaban meluap.

Sungai tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Banjir di wilayahnya memang rutin terjadi setiap tahun. Harapannya, semoga ada solusi untuk meminimalisir bencana ini. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • 55 Mahasiswa Pasca Sarjana UPS Laksanakan Ujian Tesis Selama Agustus.

Berita Terbaru