Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Siapkan 39 Titik Lokasi Vaksinasi

SLAWI - Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal telah menyiapkan 39 titik lokasi vaksinasi. Rinciannya, 29 titik berada di puskesmas dan 9 di rumah sakit serta satu di klinik.

Kepala Dinkes Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji, Jumat (22/1) mengatakan, Pemkab Tegal terus mempersiapkan program vaksinasi virus corona untuk meredakan penularan Covid-19.

Penyebaran virus tersebut di Kabupaten Tegal masih terus meningkat. Dinkes melaksanakan beberapa persiapan pelaksanaan program vaksinasi calon penerima vaksin dengan sasaran tenaga medis dan tenaga penunjang kesehatan, pelayanan publik, masyarakat umum dan pelaku ekonomi serta masyarakat rentan lainnya.

Pemberian vaksinasi secara gratis oleh pemerintah akan dilakukan secara bertahap.

"Tahap pertama diberikan kepada petugas kesehatan dan tenaga penunjang seperti petugas administrasi, dan kebersihan sebanyak 5.620 orang," katanya.

Tahap selanjutnya, tambah Hendadi Setiaji, vaksinasi akan diberikan kepada petugas pelayanan publik sebanyak 37.851 orang. Selanjutnya secara bertahap pemberian vaksin akan diberikan kepada masyarakat rentan sebanyak 545.448 orang.

"Adapun masyarakat umum dan pelaku ekonomi 260.202 orang dan tahap terakhir masyarakat rentan lainya (lansia) sejumlah 156.767 orang," tambahnya.

Vaksin yang akan diterima dinkes, lanjut Hendadi Setiaji, adalah vaksin Covid-19 Sinovac asal China. Untuk lokasi tempat vaksinasi tahap awal telah disediakan 29 puskesmas dan 9 rumah sakit serta 1 klinik kesehatan.

Pihaknya juga telah menyiapkan refrigerator atau tempat pendingin khusus di beberapa tempat layanan kesehatan untuk menyimpan vaksin dan petugas yang akan melaksanakan tugas vaksinasi yang sudah terlatih secara khusus pula. Soal rencana pelaksanaan vaksinasi tersebut, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Wakil Ketua MUI Sebut Jika Presiden Jokowi Ditahan Negara Berantakan, Habib Rizieq Ditahan Umat Berantakan.
  • Kota Tegal Semakin Panas, Wali Kota Laporkan Wakil Wali Kota ke Polisi atas Dugaan Rekayasa Kasus.

Berita Terkait

Berita Terbaru