Dipaksa Randy Bagus, Novia Widyasari Dua Kali Aborsi dan Pernah Pendarahan di Warung Sate

MOJOKERTO - Viral di media sosial seorang mahasiswi Universitas Brawijaya Malang, Novia Widyasari Rahayu, 23, ditemukan meninggal di makam Desa Sooko, Mojokerto, pada Kamis (2/12) sore.

Novia merupakan warga Desa Japan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.

Korban diduga bunuh diri dengan minum racun sianida. Sebab di lokasi kematian ditemukan cairan berbau menyengat. Kematian Novia menjadi perbincangan dan trending dengan tagar #SAVENOVIAWIDYASARI sejak Sabtu (4/12) malam.

Novia dikabarkan dihamili setelah diberi pil tidur oleh kekasihnya, Randy Bagus yang merupakan anggota kepolisian di Polres Mojokerto.

Setelah hamil, Novia dipaksa untuk menggugurkan kandungannya, baik oleh Randy maupun keluarga Randy.

Dua jenis obat diakui Polres Mojokerto dipakai aborsi Novia Widyasari. Aborsi itu diduga dilakukan atas paksaan kekasih Novia, Randy Bagus.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, aborsi dilakukan ketika Novia mengonsumsi dua jenis obat. Yakni postinor dan cykotec.

”Korban diketahui hamil pada Maret. Lalu menyampaikan pada pacar (Randy Bagus) yang minta untuk menggugurkan kandungan dengan minum obat postinor,” tutur Apip, Minggu (5/12).

Obat itu diminum ketika Novia masih tinggal di kamar kosnya, di Malang. Polisi menyebut bahwa obat tersebut dibeli di Malang.

”Kemudian korban kembali hamil pada Agustus. Korban dan terduga membeli obat merek cykotec. Obat itu dibeli dengan harga Rp1.500.000,” terang Apip dikutip dari Jawapos.

Kepada polisi, Randy mengatakan, obat itu dibeli di apotek sekitar Malang. Usai dibelikan Randy, Novia meminum obat tersebut.

”Kemudian korban pulang ke Mojokerto. Keduanya singgah makan di warung sate Mojokerto untuk buang air besar. Namun korban pendarahan di warung sate itu,” jelas Apip.

Apip mengatakan, Novia dinyatakan dua kali hamil dan dua kali aborsi bersama Randy.

”Sebelum meninggal dunia, korban dua kali melakukan aborsi karena dua kali hamil bersama tersangka,” tegas Apip.

Saat ini, Randy tengah ditahan di Polda Jatim.

”Sudah ada proses pidana dan kode etik terhadap pelaku,” ucap Apip. (jpg/fajar/ima)

Baca Juga:

  • Arteria Dahlan Pernah Protes karena Tidak Dipanggil Yang Terhormat, Netizen: Saking Angkuhnya.
  • Arteria Dahlan Ternyata Lulusan Tanah Sunda, Prof Romli Atmasasmita: Rasa Malumu di Mana?.

Berita Terkait

Berita Terbaru