Diperlakukan Tidak Manusiawi, ABK Asal Indonesia Minta Pemerintah Cepat Bertindak, Pengacara: Belum Ada Progres

JAKARTA - Kasus Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal luar negeri mendapat masalah masih saja terjadi.

Kali ini, ABK bernama Nicholas Stenly bersama dua rekannya meminta pemerintah Indonesia memulangkan mereka karena telah mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi di Negara Fiji.

Pengacara Ahmad Fauzi mengatakan, WNI ABK telah mengadukan perlakuan tersebut ke pemerintah Indonesia karena mereka mendapat perlakukan tidak manusiawi di Kapal Rong Da Yang.

Namun, hingga saat ini, pengaduan tersebut belum mendapat respon dari pemerintah Indonesia terutama dari pihak KBRI Fiji.

“Mereka selama ini diperlakukan tidak manusiawi,” kata Ahmad Fauzi dalam keterangannya, Jumat (7/8).

Karena itu, Ahmad Fauzi meminta KBRI Fiji dan Kementerian Luar Negeri RI agar segera memulangkan WNI ABK ke Indonesia.

“Meminta segera dipulangkan kembali ke Indonesia, namun hingga saat ini, pihak KBRI untuk Fiji belum memberikan progres apapun, dan malah terkesan tidak ada tindak lanjut,” ungkapnya. (fir/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bupati Tegal Pecat Kades Sumbarang.
  • Dijebak Berhubungan Intim Baru Diperas Hartanya, Ternyata Malah Dimutilasi Jadi 11 Bagian.

Berita Terkait

Berita Terbaru