Dipolisikan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Ngaku Tidak Dendam: Dia Pernah Menjadi Istri Saya

JAKARTA - Vicky Prasetyo nampaknya sudah tidak mau ribut lagi dengan mantan istrinya, Angel Lelga. Hal itu terlihat dari pernyataannya saat
menjawab pertanyaan dari netizen di channel YouTube Rans Entertainment.

Dia mengaku tidak ada rasa dendam kepada mantan istrinya, Angel Lelga meski telah dipolisikan dan berakhir di penjara.

Vicky juga menyampaikan pesan kepada Angel untuk tidak lagi menunjuk siapa yang salah dan benar. Apa yang sudah terjadi, bisa dijadikan bahan untuk evaluasi diri menjadi lebih baik.

“Ini terserah lo mau jawab atau enggak, ‘gimana perasaannya Vicky Prasetyo? dan apa pesan untuk mantannya kaka?” tanya Raffi membacakan pertanyaan netizen.

“Yang pasti kita sekarang bukan ajang untuk saling menunjuk siapa yang salah dan siapa yang benar. Semoga kejadian ini bisa menjadikan rasa evaluasi diri untuk lebih baik ke depannya,” jawab Vicky dikutip dari Pojoksatu.

“Kita masing-masing lah semuanya. Saya sih sebenarnya, Insya Allah untuk tidak menanam hal dendam kah, apa kah, ya udah semua udah berjalan prosesnya,” sambungnya.

Vicky pun merasa tidak elok memperpanjang keributan, sebab walau bagaimanapun Angel pernah menjadi istrinya.

“Saya lebih menarik untuk bagaimana pun dia pernah menjadi istri saya, dari sekian apapun pasti ada beberapa kebaikan besar atau kecil yang sudah saya rasakan. Wajar wanita seperti itu. Nggak adil kalau wanita yang udah mengabdi sama kita, kita lawan dengan kekerasan atau apapun, kalau memang penjara yang kemarin bisa membayar rasa kepuasan atau apapun, ya saya ikhlas aja, yang penting berharap semua menjadi lebih baik, damai dan dengan kejadian itu akhirnya ditransisikan untuk lebih dekat sama Allah,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Raffi juga memberikan pesan kepada Vicky untuk menata hidup baru menjadi pribadi yang lebih baik.

“Lu udah dikasih kesempatan sama Allah untuk menata hidup yang baru, hidup yang paling baru. Sebenarnya setiap kali kita dapat masalah atau cobaan atau musibah, kita jangan anggap itu sebagai masalah tapi anggap itu untuk membuat kita introspeksi untuk menaikkan derajat kita,” ujarnya.

“Mudah-mudahan bisa menatap hati yang baru, masa depan yang baru, jadi diri yang baru, menata semua yang baru, tentunya menjadi lebih baik,” tandasnya. (zul/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Kerap Lontarkan Narasi Tendensius, Sekjen PBNU: Gus Nur Gak Kapok Hina NU.
  • Tak Diajak Bahas UU Ciptaker, Presiden Jokowi Singkirkan NU? Said Aqil Bilang Begini.

Berita Terkait

Berita Terbaru