Ditanya Maju Lagi atau Tidak di Pilkada 2024, Wali Kota Dedy Yon: Masih Jauh, Saya Fokus Kerja Dulu

KOTA TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon belum memikirkan untuk mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti. Pasalnya, waktunya masih cukup lama dan ingin fokus bekerja menjalankan pemerintahan di Kota Bahari.

Saat dimintai keterangan usai menghadiri launching tahapan Pemilu 2024, Dedy Yon mengatakan pihaknya bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait baru saja mengikuti launching PKPU. Dirinya, menilai nuansanya saat ini lebih baik dan energik.

"Kita berharap KPU tetap melayani dengan baik. Sehingga bisa kondusif dan diterima baik masyarakat," katanya, Selasa (14/6) malam.

Ke depan, kata Dedy Yon, Pemkot punya agenda mendorong agar KPU Kota Tegal bisa memiliki gedung yang baru. Selain, permanen juga nantinya diharapkan akan lebih representatif dan terjamin keamanannya.

"Harapannya KPU punya kantor yang baru. Sehingga bisa pindah dari kantor lama. Kita berharap gedung yang baru, selain lebih permanen representatif, strategis dan keamanan terjamin," tegasnya.

Ditanya soal pencalonannya di Pilkada 2024, Dedy Yon menegaskan itu masih jauh. Sebab, hingga saat ini jabatannya baru 3 tahun dan tiga bulan.

"Masa periode saya masih 1 tahun 9 bulan dan akan berakhir pada 23 Maret 2024. Jadi, masih ingin fokus bekerja menjalankan pemerintahan," tandasnya.

Ketua KPU Kota Tegal Elvi Yuniarni mengatakan setelah dilaunching, maka tahapan Pemilu 2024 resmi dimulai pada 14 Juni 2024. Karena, sesuai dengan aturan yang ada, tahapan akan dimulai pada 20 bulan sebelum pemungutan suara dilakukan.

"Kalau pemungutan suara dilakukan 14 Februari 2024 mendatang. Sehingga, tahapan yang paling cepat yakni pendaftaran dan verifikasi Partai Politik yang akan dimulai 29 Juni-31 Desember 2022," ungkap Elvi.

Namun, ujar Elvi, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda. Sehingga, harapannya dapat diterima saat berkunjung. (muj/zul)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru