Ditanya Nasib Bangsa Jika Jokowi Berhenti atau Mundur, Rizal Ramli: Indonesia Akan Lebih Baik

JAKARTA - Saat ini banyak pihak yang mulai berharap muncul sosok pemimpin baru untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal, masa amanah Presiden Jokowi memimpin negeri ini tinggal 2 tahun lagi.

Namun yang santer berhembus saat ini ada juga pihak-pihak yang mulai menyuarakan agar Jokowi segera menanggalkan jabatannya sebagai presiden. Mereka beralasan terhadap kekhawatiran utang negara, yang semakin menumpuk dan ekonomi rakyat semakin memburuk, lantaran laju pertumbuhan ekonomi yang tak kunjung meroket.

Bahkan ekonom senior DR. Rizal Ramli mengaku mendapat banyak pertanyaan tentang nasib bangsa Indonesia, setelah Jokowi tidak lagi memimpin. Akankah Indonesia menjadi lebih baik atau justru semakin hancur.

“Banyak yang bertanya, apakah jika Jokowi berhenti, mundur, atau diundurkan, Indonesia akan lebih baik? Bukannya akan makin hancur, makin susah?” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (17/5).

Menjawab pertanyaan itu, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur tersebut memastikan bahwa Indonesia justru akan lebih baik jika Jokowi mundur.

Kondisi sosial masyarakat, sambungnya, tidak akan lagi dipenuhi ulah buzzer bayaran yang islamphobia. Sementara pemerintahan baru sudah barang tentu akan fokus pada pembenahan ekonomi rakyat.

“Justru sebaliknya (bukan semakin hancur). Indonesia akan lebih baik, lebih damai (karena tidak ada lagi islamphobia berbayar), ekonomi rakyat akan lebih baik,” tutupnya. (rmol/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru