Ditemukan Tewas dengan Tubuh Hangus di Flyover Kramatsampang, Isteri Korban Sempet Berfirasat Aneh: Dia Makan Ikan yang Gosong

BREBES - Mardiani (32) istri dari korban pengemudi ojek online (Ojol) yang ditemukan tewas memiliki firasat tidak biasa sebelum sang suami dilaporkan meninggal dunia.

Korban bernama Slamet Triswanto (33) ditemukan meninggal di Flyover Kramatsampang Kecamatan Kersana, Rabu (9/6) pagi dalam kondisi badan sudah hangus yang diduga sempat dibakar oleh pelaku.

"Tanda (firasat) sih sudah banyak. Tapi baru ngeh (sadar) pas dia (korban) sudah tidak ada," ujarnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Brebes, Kamis (10/6).

Saat itu, kata dia, sang suami sempat menyampaikan ke dirinya kalau mau pulang ke Jakarta. Saat hendak berangkat, sang suami sempat memandangi dirinya agak lama beda seperti biasanya.

"Sempat juga saat itu dia makan ikan yang gosong. Mau diganti yang baru tapi tetap tidak mau," ujarnya saat menceritakan kenangan bersama suami sebelum kejadian.

Dijelaskannya, sang suami sudah bekerja sebagai ojol pada 2017 akhir. Selama bekerja, korban dikenal baik dan tidak ada musuh.

"Harapannya, polisi bisa segera mengungkap kasus ini. Dan pelaku cepat ditangkap," ucapnya

Sementara itu, keterangan rekan korban sesama ojol, Sugihartono, terakhir kali melihat korban sedang membawa penumpang yang dijemput pada titik penjemputan di perempatan Pacific mall Kota Tegal, Rabu (8/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu korban membawa penumpang ke arah barat tepatnya ke Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Namun, pagi harinya korban tidak bisa dihubungi dan ditemukan telah meninggal di Flyover Kramatsampang, Kersana.

"Terakhir kali saya liat, korban bawa penumpang di Perempatan Pacific, Kota Tegal. Saat itu, penumpang membawa ransel menuju ke Kecamatan Tanjung," terangnya.

Dirinya beserta rekan seprofesi korban berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus tersebut.

"Kami harap pelaku bisa segera ditangkap," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Dengarlah Pak Jokowi, Satgas Covid-19 IDI: Lockdown Sekarang atau Tambah Mengerikan.
  • Kasus di Kabupaten Tegal Melonjak, Pimpinan DRPD Ngamuk Tahu Anggaran Covid-19 Rp86 Miliar Baru Dipakai Rp900 Juta.

Berita Terkait

Berita Terbaru