Diterjang Arus Sungai, Jembatan Penghubung Dua Pedukuhan di Brebes Selatan Putus

BANTARKAWUNG - Jembatan yang menghubungkan dua pedukuhan di Desa Waru Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes putus, Selasa (18/1) dinihari, sekitar pukul 03.00 WIB.

Jembatan itu diduga tak kuat diterjang derasnya arus Sungai Cikadongdong, usai wilayah sekitarnya diguyur hujan selama berjam-jam.

Informasi yang berhasil dihimpun radartegal.com menyebutkan, Senin (17/1) siang, sekitar pukul 14.00 WIB, Kecamatan Bantarkawung dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi, termasuk Desa Waru.

Hujan yang mengguyur hingga pukul 19.30 WIB itu, mengakibatkan debit aliran Sungai Cikadongdong bertambah deras, dan menggerus pondasi jembatan sebelah timur hingga longsor.

Tidak lama kemudian, jembatan yang menghubungkan Dukuh Kutalarang dengan Dukuh Ciruyuk ambrol. Akibatnya, akses jalan tidak bisa dilewati sama sekali dan pedukuhan Ciruyuk pun terisolasi.

"Siang sampai malam hujan deras, sehingga sungai menjadi deras arusnya. Ini yang kemudian menyebabkanjembatan putus," kata Narto (54), salah seorang warga setempat.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, petugas gabungan bersama pemdes dan warga membuat rambu larangan melintasi jembatan tersebut. Selain itu, warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada, utamanya saat turun hujan. (muj/zul)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru