Dua Pasutri Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Poli Anak RSUD Cideres Ditutup

MAJALENGKA - Dua orang tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di RSUD Majalengka dan RSUD Cideres, terpapar covid-19. Nakes yang juga pasangan suami istri ini, kini sedang menjalani perawatan dan isolasi.

Direktur RSUD Cideres, drH Asep Suandi MEpid melalui Kabid Pelayanan dan Keperawatan, dr Egga Bramasta Akidapi menyatakan, hanya poli anak di unit rawat jalan RSUD Cideres yang tutup dan poli lain buka seperti biasa.

“Poli anak ditutup sampai keluar hasil swab nakesnya.Mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini bisa beroperasi kembali,” kata dr Egga, kemarin.

Sementara itu, Direktur RSUD Majalengka, dr H Hariza lF Harahap MM melalui Kabid Pelayanan dan Keperawatan, dr Hj Erni Harleni menyebutkan, pelayanan di unit rawat jalan (URJ) RSUD Majalengka hanya klinik Bedah Mulut yang masih tutup, hingga dokternya selesai menjalani isolasi.

“Dijadwalkan isolasi dokter bedah mulut selama 14 hari sejak 5 Agustus dan diperkirakan buka kembali pada Rabu (19/8) mendatang,” ujarnya.

Terpisah, kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah lagi. Sesuai data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Cirebon menyebut, ada dua penambahan kasus baru. Sehingga saat ini jumlah total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon berjumlah 108 kasus.

Kadinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes mengatakan, dari total 108 kasus yang ada di Kabupaten Cirebon, hanya sekitar 70 kasus yang ditemukan dari swab test yang dilakukan di Kabupaten Cirebon. Sisanya, merupakan temuan kasus dari swab test yang dilakukan di luar Kabupaten Cirebon.

“Kalau berdasarkan rasio kasus dengan jumlah swab test, kita hanya sekitar 0,67 persen saja. Saat ini kita masif melakukan swab test, sehingga wajar angka temuannya juga besar,” ujarnya.

Ditambahkan Hj Eni, kasus-kasus yang muncul saat ini membuat ruang perawatan di sejumlah rumah sakit mulai terisi. Saat ini, sudah sekitar 50 persen dari jumlah tempat tidur perawatan yang ada sudah terisi.

Saat ini, ada lima rumah sakit rujukan di Kabupaten Cirebon yang bisa menerima dan menangani kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 5 rumah sakit tersebut, ada 123 bed perawatan khusus pasien Covid-19 yang saat ini sekitar 50 persennya sudah terisi.

Pihaknya saat ini sedang mencoba beberapa opsi ruang perawatan jika memang terjadi lonjakan kasus positif, karena program swab test masal akan terus dilakukan hingga mencapai 22 ribu specimen dalam beberapa bulan mendatang.

Sementara itu, untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ke-107 di Kabupaten Cirebon, berdasarkan data Gugus Tugas merupakan warga Kecamatan Depok dengan jenis kelamin laki-laki berusia sekitar 57 tahun. Yang bersangkutan berprofesi sebagai seorang sopir dan saat ini dirawat di RS Pelabuhan.

Untuk kasus ke-108 adalah seorang laki-laki dengan usia 44 tahun yang berasal dari Kecamatan Astanajapura, saat ini dirawat di RSUD Waled. (ara/dri/zul)

Baca Juga:

  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.
  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.

Berita Terkait

Berita Terbaru