Dua Santri Ponpes di Magelang Asal Cirebon dan Indramayu Hilang Tenggelam, Seorang Belum Ketemu

MAGELANG - Dua santri Pondok Pesantren Al Lulu wal Marjan, Bumirejo, Mungkid, Kabupaten Magelang hanyut dan hilang di Sungai Elo, Rabu (5/1). Keduanya diduga tenggelam di aliran sungai yang masuk wilayah Dusun Waringin Tunggal Desa Kalitan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

Identitas dua santri itu yakni Fazrul (14), asal Indramayu dan Balqis (13), warga Cirebon, Jawa Barat. Setelah dilakukan pencarian oleh personel Tim SAR Gabungan, jazad salah seorang santri berhasil ditemukan.

“Korban atas nama Fazrul ditemukan 200 meter dari TKP awal sekitar pukul 14.14 WIB. Kondisi korban masih utuh termasuk pakaiannya juga,” ucap Koordinator Kantor Basarnas Borobudur, Basuki.

Sedangkan seorang korban lagi bernama Balqis masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dengan menyusuru daerah aliran sungai tersebut.

Dikutip dari magelangekspres.com, kejadian berawal saat para santri mengadakan kegiatan pembelajaran bahasa arab dan perkenalan alam di wilayah Sungai Elo. Kegiatan itu diikuti sekitar 20 siswa dan guru.

Salah seorang guru yang enggan dipublikasikan identitasnya mengatakan para santri sudah dilarang untuk bermain di kedung (sungai yang dalam, Red.). Namun tiba-tiba, dua santri yakni Fazrul dan Balqis tidak ada di lokasi pembelajaran dan diduga bermain ke kedung.

Proses pencarian kedua santri dikoordinasikan oleh Basarnas, dan melaporan kejadiannya ke Polsek Mungkid. Sejumlah personel yang terlibat proses pencarian di antaranya Damkar, Linmas, relawan dari Guruh Merapi, Basarnas, dan warga setempat. (cha/zul)

Baca Juga:

  • Ngabalin Trending di Twitter! Sebelumnya Sebut Jokowi Terganggu Manuver Menteri, Sekarang Bilang Begini.
  • Tuding Menkes Terjaring Mafia Vaksin, Relawan Jokowi: Emang Bener Kok.

Berita Terbaru