Dua Unggulan Melaju, Lapis Kedua Bisa Saja Bikin Kejutan

JAKARTA - Shesar Hiren Rhustavito masih belum menemukan hambatan berarti pada laga penyisihan grup G tunggal putra Mola TV PBSI Home Tournament. Shesar menaklukkan Syabda Perkasa Belawa dalam dua game langsung dengan skor 21-14, 21-16.

Di pertandingan pertama ini Shesar belum temukan hambatan berarti, ia masih lebih unggul dari teknik permainan serta kematangan membaca permainan Syabda di lapangan. Syabda pun tidak tampil cukup baik hari ini, beberapa kali smash-nya gagal melewati net.

"Selama ini kami latihan bersama, sebisa mungkin dari awal saya sudah mengungguli Syabda. Bagaimana bikin dia lari di lapangan baik dari serangan atau pertahanan. Di game kedua saya sudah unggul jauh dan berpikir tinggal satu angka lagi, malah jadi kendor dan akhirnya kehilangan banyak angka," ungkap Shesar ketika diwawancara.

Shesar mengatakan bahwa feeling bermain di latihan dan di pertandingan sangatlah berbeda. Sebisa mungkin ia membuat suasana latihan seperti suasana pertandingan sehingga saat tiba waktu pertandingan, ia tidak terlalu kesulitan menyesuaikan diri.

"Soal peluang, saya rasa semua pemain di semua grup punya peluang yang sama. Soal kalah-menang itu tergantung dari kesiapan pemain di lapangan," kata Shesar.

Jonatan Christie memenangkan pertandingan penyisihan perdana di ajang Mola TV PBSI Home Tournament atas Muhammad Asqar Harianto dengan skor 21-13, 21-16. Menang dua game langsung, Jonatan sempat tertinggal di game kedua.

Jonatan mengakui jika ia masih berusaha untuk mengembalikan feel bertandingnya setelah hampir empat bulan absen tidak bertanding akibat pandemi Covid-19.

"Di game kedua tadi memang ada perubahan dari saya. Tadi saya mencoba apa yang didapat dari latihan untuk diterapkan ke pertandingan. Jadi jangan coba cari menangnya saja, tapi coba bagaimana caranya fokus," sebut Jonatan usai laga.

"Kan sudah lama tidak ada turnamen, jadi memang ada penyesuaian dari feeling-nya, atmosfernya bahkan tempat pertandingannya sama di pelatnas tapi auranya tetap beda," lanjut Jonatan.

Meskipun menang dua game langsung, namun Jonatan mengakui jika Asqar tampil cukup baik di pertandingan pertama ini.

"Asqar pemain yang ulet, defense bagus. Dia masih kalah jam terbang, kalah pengalaman, tapi secara keseluruhan Asqar bermain baik hari ini," sebut Jonatan.

Kepala Pelatih Tunggal Putra PP PBSI Hendry Saputra memprediksi tiga pemain yang akan menguasai laga final adalah Jonatan, Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito.

"Sebenernya di atas kertas memang masih kita bertiga, sama Chico (Aura Dwi Wardoyo). Saya rasa semua pemain punya peluang, siapapun yang kendor, bisa saja terpeleset," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.

Berita Terbaru