Empat Pegawai Negeri di Pekalongan Reaktif, Pekan Depan Akan Diswab

KAJEN - Empat orang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pekalongan reaktif, setelah menjalani rapid test. Keempatnya saat ini menjalani isolasi mandiri, sembari menunggu jadwal uji swab yang rencananya akan dilakukan pekan depan.

"Hasil rapid test kemarin dilakukan terhadap 499 orang. Ada empat yang reaktif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, dikonfirmasi hasil rapid di lingkungan OPD di Kabupaten Pekalongan, Kamis (2/7) kemarin.

Dikatakannya, keempat aparatur yang reaktif ini menjalani isolasi mandiri. Rencananya, keempatnya akan menjalani swab tes pada pekan depan. "Kalau ndak Selasa ya Rabu mungkin swabnya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Pekalongan menjalani rapid test massal di Posko Task Force Penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan di Kantor BPBD setempat, Rabu (1/7) lalu.

Pegawai yang mengikuti rapid test di antaranya dari BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Satpol PP dan Damkar, dan Kesbangpol. Selain itu, jajaran PMI Kabupaten Pekalongan juga mengikuti rapid test massal tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro mengatakan, sesuai instruksi Bupati semua institusi akan dilakukan rapid. Sebelumnya, kata dia, rapid test dilakukan di Polres Pekalongan dan Kodim 0710/Pekalongan.

"Semua institusi nanti akan dirapid secara bergilir sesuai dengan arahan Pak Bupati," ujar Wawan.

Selain institusi, lanjut dia, rapid test juga akan kembali menyasar pasar. Ditargetkan, ada sekitar 2.200 sasaran yang menjalani rapid test massal tersebut.

Disinggung soal hasil rapid test, Wawan mengaku, belum ada laporan karena pendataan masih dilakukan. "Sampai sekarang sekitar 499 orang yang sudah dirapid untuk gelombang kedua ini. Untuk hasilnya, besok mungkin sudah ada," ujar Wawan. (had/zul)

Baca Juga:

  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.
  • Mantan Pengacara Djoko Tjanda Anita Kolopaking Berakhir di Penjara, Usai Diperiksa 18 Jam.

Berita Terkait

Berita Terbaru