Enam Nakesnya Positif Covid-19, Empat Puskesmas di Banyumas Ditutup Sementara

PURWOKERTO - Swab massif yang dilakukan Pemkab Banyumas masih menemukan orang-orang terkonfirmasi positif dari berbagai kelompok.

Terbaru, 6 orang dari kelompok nakes terkonfirmasi positif. Buntutnya Puskesmas 1 Cilongok dan 1 Wangon tutup 2 hari pada Kamis (13/8) sampai Jumat (14/8) dan Puskesmas Jatilawang dan Somagede 3 hari mulai Kamis (13/8) hingga Sabtu (15/8).

Pantauan Radarmas di 3 puskesmas, Kamis (13/8) sebagian warga belum mengetahui penutupan puskesmas seperti di Puskesmas 1 Cilongok. Penjaga, Ade mengarahkan warga yang datang menuju ke Puskemas 2 Cilongok di Jatisaba.

Sementara di Puskesmas 1 Wangon, agar tidak ada orang dan kendaraan yang masuk ke halaman puskesmas, pihak puskesmas memakirkan satu ambulans sebagai penghalang. Terakhir di Puskesmas Jatilawang, karena sedang dibangun pelayanan dipindahkan sementara ke SMP Pancasila.

Kasi Primer dan Kesehatan Tradisional Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Banyumas, dr Anwar Hudiono mengatakan 4 puskesmas ditutup sementara guna memperlancar disinfeksi ruangan mencegah penularan sembari menunggu hasil swab 16 nakes lain keluar. Dari hasil swab yang diumumkan Kamis (13/8), ada nakes di 4 puskesmas tersebut yang terkonfirmasi positif.

"Yang ditutup sementara ada 4 puskesmas. 1 Cilongok dan 1 Wangon 2 hari. Jatilawang dan Somagede 3 hari," katanya ketika ditemui Radarmas, Kamis (13/8).

dr Anwar menjelaskan hasil swab keluar dalam beberapa tahap mulai tahap 1, tahap 2 dan seterusnya. Penutupan Puskesmas Jatilawang dan Somagede lebih lama bisa karena di 2 puskesmas tersebut hasil swab yang belum keluar lebih banyak.

"Semoga minggu ini bisa keluar semua. Penutupan kebijakan dari Dinkes, Puskesmas mengikuti saja," terang dia.

Kepala TU Puskesmas Jatilawang, Suroto mengatakan pelayanan di Puskesmas Jatilawang dijalankan menumpang ke SMP Pancasila dikarenakan gedung Puskesmas Jatilawang sedang dibangun.

"Karena petugas BPBD sudah disini (SMP Pancasila, red) penyemprotan disinfektan sekaligus dilakukan menyeluruh ke setiap ruangan dan kelas," katanya.

Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM M.Kes mengatakan ada tambahan hasil swab terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang dengan rincian 6 dari puskesmas dan 2 dari masyarakat umum.

Total kini jumlah kasus positif di Banyumas per, Kamis (13/8), sebanyak 232 orang dari yang sebelumnya pada Rabu (12/8) hanya 224 orang. Terkait adanya lockdown di Desa Kanding Somagede, dirinya tidak mengetahui adanya tindakan tersebut.

"Kalau benar bukan kami yang melockdown. Covid kabupaten hanya melockdown brobahan," pungkasnya. (yda/zul)

Baca Juga:

  • Bantah Sukmawati bahwa Ideologi PKI Bukan Pancasila, Fadli Zon: PKI Bukan Unsur yang Terlibat dalam Proklamasi Indonesia.
  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.

Berita Terkait

Berita Terbaru