oleh

Tak Akur, Sule Minta Teddy Tidak Membual

JAKARTA – Hubungan Sule dengan suami mendiang Lina Jubaeah, Teddy Pardina, rupanya belum baik. Pasalnya, Sule dituding tidak memberikan harta gono gini kepada mendiang Lina.

Presenter dan komedian terkenal itu angkat suara, bahwa apa yang disampaikan Teddy dalam acara Pagi-pagi Pasti Happy, pada 10 Februari 2020 kemarin, tidak benar.

“Itu statement apa? Kalau menurut saya sudahlah enggak usah membual ke mana aja. orang-orang juga tahu, tanya saja pengacaranya. Pengacara yang mengurus semuanya,” ujar Sule seperti dilansir dalam tayangan televisi swasta, pada Rabu (12/2).

Pria asal Cimahi, Jawa Barat itu menegaskan, bahwa dirinya memberikan harta gono gini tetapi memang dalam keputusan cerai di pengadilan almarhum Lina tidak mendapatkan harta gono gini dari Sule.

“Kalau dari pengadilannya memang tidak mendapatkan, tapi saya kasih,” kata Sule.

Teddy baru-baru ini mengutarakan keinginannya ingin bersilaturahmi ke kediaman Sule. Namun Sule mengingatkan tidak boleh ada misi lain yang dibungkus dengan silaturahmi.

“Kalau dia mau silaturahmi silakan datang. Maunya apa, ayo kita obrolkan. Tapi tujuan silaturahminya apa? Nah kan itu. Kalau saya mah, pintu terbuka dengan senang hati,” kata Sule.

Kendati demikian, saran Sule alangkah baiknya, Teddy lebih dahulu menjalin silaturahmi kepada keluarga mendiang Lina. Sebab, kata Sule, dia sudah bagian dari keluarga Lina.

“Saya kan sudah mantan, dari pihak almarhum kan ada ibunya (Lina), mertua (Teddy), nah kalau mau ke situ aja dulu. Terus kalau mau silaturahmi ke saya dalam rangka apa? Untuk apa? Kan udah enggak ada apa-apanya. Tapi secara manusiawi, ya silakan aja,” ucap dia.

Sule menegaskan, antara dia dengan Teddy tidak ada memiliki masalah. Namun apabila ada yang ingin dibicarakan bisa langsung menghubungi dirinya atau anak-anaknya, baik Rizky Febian maupun Putri.

Ungkap Sule, selama ini Teddy sulit menjalin komunikasi dengan keluarga almarhum Lina. Informasi tersebut diperoleh dari keluarga Lina.

“Ibu mertuanya juga kan sudah bilang, ‘Kalau ada iktikad baik ayo kita ngobrol duduk bareng, kita bicarakan’. Kan enggak ada selama ini, di telepon juga enggak diangkat. Ya saya sih dapat pemberitahuan dari pihak keluarganya (Lina),” ucap Sule.

Seperti diketahui, kematian Lina yang mendadak, dan diduga ada keganjilan dalam kematiannya, membuat anak almarhum, Rizky Febian, melaporkan kasus kematian tidak wajar tersebut ke Polrestabes Bandung.

Namun dari hasil otopsi, penyebab kematian mendiang Lina disebabkan sakit yang diidapnya. Setelah itu, muncul masalah baru, perhiasan senilai Rp2 miliar milik Lina telah raib.

Soal hilangnya perhiasan senilai Rp2 miliar, Teddy angkat suara, dia bersedia mengungkap semuanya.

Lina menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 4 Januari 2020 sekitar waktu Subuh. Lina meninggal dunia pada usia 42 tahun dan dimakamkan di Bandung. Proses pemakaman dihadiri Sule dan anak-anaknya, termasuk Rizky. (din/fin/ima)

Komentar

Berita Terbaru