Erick Thohir dan Dua Menteri Lainnya Diisukan Diganti, Reshuffle Disebut Akan Dilakukan Rabu Pon

JAKARTA - Perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju disebut-sebut akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (8/12) mendatang. Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, 8 Desember bertepatan dengan hari Rabu Pon.

Nah, konon Presiden Jokowi diketahui sering melakukan reshuffle kabinetnya pada hari tersebut. Untuk reshuffle kali ini, isunya bakal ada tiga menteri yang tergusur dari jabatannya.

Ketiganya adalah Menteri BUMN, Erick Thohir; Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya; dan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sedangkan nama yang akan masuk kabinet disebut-sebut yakni Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan.

Selain Zulkifli Hasan, mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga disebut-sebut akan masuk dalam jajaran kabinet Jokowi. Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasdem Prananda Surya Paloh juga diwacanakan masuk kabinet menggantikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan dia akan kembali menjadi pengusaha jika masa jabatan sebagai Menteri BUMN sudah berakhir.

“Kembali ke masyarakat, jadi pengusaha, sesuatu yang nikmat lho. Jadi pengusaha ya, satu, atur diri dia sendiri. Cari uang gak ada yang maki-maki,” ucap Erick.

Pernyataan Erick itu sekaligus mengkonfirmasi isu dirinya bakal kena reshuffle kabinet. Erick menegaskan menteri sebagai pembantu presiden harus siap dicopot kapan saja.

“Yang namanya pembantu Presiden itu siap diangkat, siap dicopot. Ini belum tentu saya selesai (menjabat) Menteri BUMN. Bisa saja saya dicopot,” tandas Erick.

Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku belum mendengar kabar Prananda Surya Paloh akan menggantikan dirinya di kabinet. Prananda adalah anak kandung Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Saat ini Prananda menjabat Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem sekaligus anggota DPR RI. “Tidak ada pembicaraan itu,” ucap Syahrul di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu mengatakan tidak tahu-menahu soal rencana reshuffle kabinet. Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak membantah dan tak membenarkan terkait rencana reshuffle kabinet 8 Desember 2021.

“Nanti aku jawab pada saatnya,” kata Pramono kepada wartawan.(pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terkait

Berita Terbaru