Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM, Dinas Dagkop dan UKM Kabupaten Tegal Lakukan Inovasi

SLAWI - Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dagkop dan UKM) Kabupaten Tegal bakal fasilitasi pemasaran produk UMKM. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Dagkop dan UKM Kabupaten Tegal Suspriyanti Kamis (19/11).

Menurutnya, Pemkab Tegal dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro kecil menengah yang aman dan tetap produktif, terus berinovasi membuat berbagai program perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi UMKM yang terdampak pandemi virus corona.

"Melalui Dinas Dagkop dan UKM, berbagai inovasi telah dilakukan untuk para pelaku usaha mikro kecil menengah," katanya.

Di antaranya, tambah Suspriyanti, adalah Program ASN Peduli UMKM, penyediaan layanan konsultasi usaha dan pemasaran produk UMKM, digitalisasi marketing fanpage Facebook dan memfasilitasi UMKM untuk bisa memasarkan produknya melalui e-commerce yang bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah yaitu blibli.com.

Program dan kebijakan tersebut dilakukannya demi untuk memajukan perekonomian masyarakat para pelaku usaha mikro kecil menengah.

"Saat ini yang sedang mengalami perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi virus corona salah satunya adalah UMKM," tambahnya.

Kebijakan lain di masa pandemi, lanjut Suspriyanti, pihaknya menerapkan sistem pembayaran retribusi pasar secara elektronik di semua pasar. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, agar pungutan retribusi tidak lagi menggunakan uang secara langsung. Hal ini karena uang sangat rentan.

Pihaknya juga melakukan kerja sama dengan retailer, salah satunya dengan SRC atau Sampoerna Retail Community untuk memperkuat dan memperluas pemasaran produk UMKM dengan memanfaatkan media digital untuk promosi dan distribusi penjualan guna mengurangi tatap muka.

Karena itu, pihaknya juga berencana akan mengadakan pameran secara virtual yang diikuti para pelaku usaha mikro kecil menengah yang ditayangkan secara langsung kepada masyarakat agar calon pembeli dapat mengenali produknya dengan baik dan mengefektifkan pemasaran produk dari para pelaku UMKM. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Bilang Sakit Tanpa Surat Keterangan Dokter, Polisi Tak Terima Alasan Habib Rizieq Mangkir.
  • Dikenal Rajin Beribadah dan Jarang Sakit, Seorang Perawat di Pemalang Meninggal Dunia Terinfeksi Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru