Festival Vokasi Satu Hati Meriahkan Dunia Pendidikan Indonesia

JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Festival Vokasi Satu Hati yang diikuti para pelajar dan tenaga ajar di 712 SMK mitra binaan perusahaan.

Beragam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Januari hingga April 2022 ini menjadi salah satu upaya AHM untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan untuk mencetak SDM unggul dan siap terjun di dunia kerja.

Kegiatan yang pertama dilakukan AHM ini menghadirkan beragam kegiatan yang diselenggarakan bersama main dealer Honda di seluruh Indonesia, seperti Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru dan Vocational Video Challenge.

Selain untuk guru dan siswa, pada bulan Maret, Festival Vokasi Satu Hati akan menggelar Nastional Assement for SMK untuk monitoring dan kalibrasi kesiapan proses belajar dari sisi fasilitas, kegiatan kurikulum ajar dan kesiapan tenaga ajar.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, Festival Vokasi Satu Hati merupakan terobosan positif guna memacu SMK binaan yang tersebar di 34 Provinsi agar terus mengembangkan setiap potensi dan kompetensi yang ada dalam lingkup sekolah.

”Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus berkomitmen untuk mengembangkan semua kompetensi yang dimiliki sekolah. Melalui Festival Vokasi Satu Hati,” ujar Muhibbuddin.

Pada program Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru, para peserta kontes melakukan prakter kerja teknikal yang dilakukan secara Online dengan waktu 10 menit dan membawakan materi ajar yang sesuai kurikulum SMK yang implementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Para peserta dinilai berdasarkan materi ajar yang dibuat, cara membawakan materi, dan kesesuaian materi ajar dengan kurikulum.

"Ini ikhtiar kami dalam berkontribusi mendorong kemajuan vokasi di Tanah Air, harapan kami para siswa dan guru dapat semakin adaptif dengan situasi dan perkembangan teknologi," tambah Muhibbuddin. (*/ima)

Baca Juga:

  • Terus Bertambah, Polisi yang Diamankan terkait Kasus Brigadir J di Tempat Khusus Jadi 19 Orang, Terperiksanya 63 Personel.
  • Diduga Menyimpang, Inspektorat Temukan Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa di Kecamatan Ketanggungan Brebes.

Berita Terkait

Berita Terbaru