Fikri Bareno Salatnya Salah, Novel Bamukmin Tetap Pasang Badan: Beliau Beda dengan Yaqut

JAKARTA - Kendati telah mengaku salah saat menunaikan salat Ashar di atas mobil, Fikri Bareno tetap mendapatkan pembelaan dari Novel Bamukmin.

Petinggi PA 212 ini tetap pasang badan dan tampak membela Fikri Bareno. Novel juga membandingkannya dengan sikap Yaqut Cholil Qoumas atau biasa disapa dengan Gus Yaqut.

Menurut Novel, Gus Yaqut terlalu sombong hingga tidak meminta maaf soal suara azan.

"Beliau beda banget dengan Yaqut yang sombong dengan tidak minta maaf serta menantang. Dan diduga juga memprovokasi Banser," ujarnya.

Menurut Novel, Fikri Bareno memiliki jiwa yang besar karena meminta maaf usai melakuka kesalahan.

Bahkan Novel juga menyebut Fikri sudah memohon ampun kepada Allah.

"Saya apresiasi kepada beliau yang mau lapang dada dan berjiwa besar mengakui kesalahan," ujar Novel.

"Dan bahkan beliau sudah mohon ampun kepada Allah serta sudah minta maaf atas perdebatan," kata Novel, dikutip dari kanal Youtube Miftah’s TV, Selasa (8/3).

Belakangan ini, Fikri Bareno terus heboh jadi perbincangan usai alami kesalahan gerakan salat saat demo 212 di Kemenag, beberapa waktu lalu.

Buya Fikri buka suara terkait viral video dirinya. Dia mengakui kekeliruan itu karena sudah lelah.

"Saat shalat ashar ada kekeliruan karena sudah 3 jam berdiri jagain aksi terasa sangat lelah," ucap Buya Fikri dilansir Senin (7/3).

Dia mengatakan bahwa gerakan salatnya salah karena tidak melihat imam secara jelas. Dia pun meminta maaf kepada publik.

Buya juga melakukan salat ulang di Masjid Istiqlal.

"Ketika salat, imam tidak begitu terlihat, jadi saya ada yang salah gerakan karena capek, lupa, dan lain-lain."

"Atas ini saya tidak lakukan sujud sahwi, tapi saya pilih mengulang salat di Istiqlal selesai aksi, saya sudah minta maaf ke publik, saya sudah mohon ampun pada Allah," tuturnya dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru