Filippo Inzaghi Kembali Lagi ke Serie A

CAMPIANA - Perjuangan berdarah-darah Filppo Inzaghi kembali ke Serie A akhirnya terkabul. Mantan Pelatih AC Milan itu sukses membawa Benevonto promosi ke Serie A Italia setelah menang 1-0 atas Juve Stabia Spezia, Selasa (30/6) dini hari WIB.

Hasil itu membuat Benevonto untuk kedua kalinya menginjak kasta tertinggi Serie A kedua kalinya setelah klub itu berdiri 91 tahun silam. Hasil 76 poin dari 31 laga otomatis membuat tim tersebut menjadi juara Serie B.

Tapi memang, Benevento pantas menjadi juara. “Filppo Inzaghi akan bertemu dengan adiknya musim depan,” tulis Football Italia.

Otomatis, Serie A musim depan akan mempertontonkan persaingan ketat antara dua kakak beradik pesepakbola, Simone Inzaghi dan Filippo Inzaghi. Selama menjadi pelatih, karir Simone lebih cemerlang ketimbang sang kakak, Filippo.

Pelatih berusia 43 tahun itu sukses membawa Lazio menjadi tim papan atas Serie A hingga menembus ajang Supercoppa Italiana. Kembalinya sang kakak ke Serie A jelas membuat Simone bangga.

Menurutnya, apa yang dilakukan Inzaghi sangatlah luar biasa. Namun, ia mengaku tak kaget jika Inzaghi berhasil mempromosikan Benevento ke kasta paling tinggi di Liga Italia musim ini.

"Kakakku Inzaghi dan stafnya pantas mendapatkan pujian. Apa yang mereka lakukan untuk Benevento adalah hal yang luar biasa. Malam ini mereka akan dapat merayakan keberhasilan promosi mereka di rumah, meski tanpa penggemar sekalipun,” ungkap Simone, dilansir dari laman resmi Lazio, kemarin.

Pertengahan Juni lalu, Benevento resmi mengumumkan mantan penyerang andalan Timnas Italia Filippo Inzaghi sebagai pelatih kepala mereka yang baru. Inzaghi menjadi pengganti Cristian Bucchi, yang memilih bergabung dengan Empoli.

Benevento terdegradasi dari Serie A ke Serie B pada akhir musim 2017 – 2018 dan finis di peringkat ketiga klasemen kompetisi kelas dua di Italia itu pada musim 2018–2019.

Tim asal Kota Campiana adalah tim paling agresif mengoleksi gol. tercatat mereka telah mengoleksi 56 gol. Selain tajam, Benevonto juga dikenal paling rapat pertahanannya. Dari 31 laga, mereka baru kemasukan 15 kali. Jumlah kekalahan dan kebobolan mereka adalah yang paling sedikit di divisi dua Liga Italia.

Ya, di bawah asuhan Pippo-julukan Inzaghi- klub bergambar nenek sihir terbang termasuk paling konsisten sepanjang musim ini. Mereka mengantongi 23 kemenangan, tujuh kali imbang, dan baru sekali kalah.

Di sisi lain, satu jatah promosi langsung masih diperebutkan oleh Crotone, Cittadella, Spezia, Pordenone, Frosinone, Chievo hingga Salernitana. Keberhasilan Inzaghi memberi rekor baru. Ia kembali mengukir karirnya sebagai pelatih spesialis tim promosi.

Pada Juni 2017 lalu, Pippo membawa Venezia promosi ke Serie B sekaligus menggondol titel Coppa Italia Lega Pro/Serie C. Ini menjadi prestasi pertama yang baru bisa diukir Inzaghi dengan status pelatih sejauh ini.

Pippo sudah kenyang menerima cacian ketimbang pujian, namun di Serie B, sudah sepantasnya ia menyandang juara. Benevento yang dulu dianggap buram dan tak sedap dipandang kini mengkilap di tangannya. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • Usulan RUU HIP Diganti PIP, Munarman FPI: Enggak Usah Pura-pura (Bersikap) Pancasila.
  • Kuat Dugaan Pembunuh Editor Metro TV Orang Dekat, Kemungkinan Motif Asmara Sangat Kecil.

Berita Terkait

Berita Terbaru