Gempa di Brebes, 4 Rumah Rusak Berat dan 18 Rumah Rusak Ringan dan Sedang

BREBES - Gempa dengan magnitudo 3.0 terjadi di wilayah Kabupaten Brebes wilayah selatan Selasa (28/9). Akibat kejadian tersebut sedikitnya ada 22 rumah yang terdampak.

Kepala Markas PMI Kabupaten Brebes H Masruri melalui Staf Bidang Penanggulangan Bencana Bagus Prasojo mengatakan, data sementara ada dua desa yang terdampak akibat gempa bumi tersebut.

Kedua desa itu yakni, Desa Sridadi terjadi di Dukuh Gua dan Suruh Sunda. Sedangkan di Desa Dawuhan berada di Dukuh Igir Gowok dan Dukuh Guci Kecamatan Sirampog.

"Data sementara yang kita dapat ada 22 rumah yang terdampak. Dengan rincian, empat rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang dan 15 rumah rusak ringan," ujarnya.

Dijelaskannya, gempa bumi awal terjadi pada pukul 08.39 WIB. Sempat terjadi gempa susulan sebanyak dua kali yaitu pada pukul 08.42 dan 08.53 WIB. Serta terjadi retakan mahkota longsor dengan panjang kurang lebih 150 meter di atas permukiman.

"Untuk lokasi mahkota longsor dengan resiko longsor mengarah ke Dukuh Guci, Dukuh Igir Gowok Desa Dawuhan. Dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, gempa dengan magnitudo 3.0 terjadi di wilayah Kabupaten Brebes wilayah selatan Selasa (28/9). Gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Brebes wilayah selatan tersebut terjadi sekitar pukul 08.40 WIB.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie membenarkan informasi tersebut. Dikatakannya, hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo 3.0. Di mana, gempa bumi terletak pada koordinat 7,17 LS dan 109,03 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 9 km arah Timur Laut Bumiayu Brebes pada kedalaman 11 KM.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar baribis kendeng segmen Brebes," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Dijelaskannya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes II MMI. Gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang bergoyang. Namun, sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Untuk hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Ditambahkannya, hingga pukul 10.00 WIB dari, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Meski demikian, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, masyarakat diminta periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru