Gilang Bungkus Jadi Viral karena Perilaku Fetish, Maksudnya Apa Ya?

JAKARTA - Nama Gilang Bungkus viral beberapa hari ini karena perilaku fetish-nya pada beberapa mahasiswa yang menjadi objek risetnya.

Mahasiswa semester 10 PTN Surabaya ini membuat kehebohan karena perlakuannya yang tidak lazim. Lalu apa sebenarnya fetish itu?

Psikolog Inez Kristanti menjelaskan, orang dengan fetish biasanya memiliki dorongan seksual atau ketertarikan pada bagian-bagian tubuh yang sifatnya non-genital seperti rambut, telapak kaki dan ibu jari kaki atau benda mati. Mereka bisa saja sudah merealisasikan dorongan pada fantasinya ini.

Lalu, apakah fetish merupakan sebuah gangguan psikologis?

"Belum tentu. Ketika seseorang yang memiliki dorongan seperti ini merealisasikan fetish-nya dengan pasangan yang memberikan persetujuan atau consent (mau sama mau), fetish bisa saja tidak menjadi sebuah masalah," kata dia dikutip dari ANTARA, Jumat (31/7).

Namun, kondisinya menjadi berbeda jika kecenderungan ini sampai menimbulkan distress yang signifikan bagi orang yang mengalami fetish, merugikan orang lain atau memaksa orang lain melakukan fetish yang sebenarnya tidak diinginkan.

Sebagai contoh, seseorang merealisasikan fetish tanpa persetujuan orang yang bersangkutan untuk melakukan aktivitas seksual atau sampai menjadi pengganti (substitusi) pasangan manusia atau menjadi syarat mutlak untuk melakukan aktivitas seksual (hingga mungkin mengganggu kehidupan seksualnya dengan manusia lain).

Menurut Inez, pada kasus ini seseorang bisa mengkonsultasikan kondisinya kepada pakar kesehatan mental untuk mendapatkan pertolongan yang sesuai. (jpnn/ima)

Baca Juga:

  • Mengeluh Demam dan Sesak Napas, Mahasiswi Kedokteran Asal kabupaten Tegal Positif Covid-19.
  • Sudah Tiga Minggu Diisolasi dan Dirawat, Istri Bupati Pemalang Masih Saja Positif Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru