Guntur Romli Sindir Formula E Dibalas Ketua Masika ICMI, Dedek Prayudi Ikut Nimbrung

JAKARTA - Ketua Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) DKI Jakarta Reiza Patters menyindir Guntur Romli.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Reiza Patters melalui sejumlah kicauan pada akun media sosial Twitter pribadinya yang bernama @Reiza_Patters.

"Guntur Romli bilang Formula E panggung pribadi Anies," tulis Reiza Patters, Rabu (1/6).

Menurut Reiza Patters, Guntur Romli seakan tidak memikirkan dampak dari penolakan yang diarahkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Dia gak mikir apa? Yg bikin jadi begitu kan dia sendiri sama gerombolannya," imbuh Reiza Patters.

"Awalnya Formula E itu mau diadakan di Monas supaya Monas yang jadi icon, Istana Merdeka keliatan. Tapi ditolak dan mereka serang terus, cari salahnya Anies," tambahnya.

Reiza Patters juga menambahkan kalau serangan yang diarahkan ke gubernur DKI Jakarta, bikin Formula E makin melekat dengan sosok Anies Baswedan.

"Serangan dilancarkan terus ke Anies soal ini, sehingga mereka gak sadar (mungkin karena to**l) Formula E jadi identik dengan Anies," beber Reiza Patters.

"Padahal ini event internasional yang bawa nama Indonesia sebagai Negara," lanjutnya.

Reiza Patters juga menyebut kalau Guntur Romli kian pusing usai Formula E ditetapkan dihelat di Ancol, Jakarta Utara.

"Lalu karena ditolak di Monas, dipindah ke Ancol. Latar belakangnya JIS. Makin stres Guntur Romli," papar Reiza Patters.

Reiza Patters melanjutkan, dirinya heran dengan pernyataan Guntur Romli yang bilang kalau Formula E jadi panggung pribadi Anies Baswedan.

"Terus sekarang dia bilang Formula E panggung pribadi Anies, lagi-lagi karena mungkin dia to**l, itu yang bikin begitu ya dia sendiri dan gerombolannya," ujar Reiza Patters.

Waketum DPP Teman Ganjar Dedek Prayudi nimbrung berkomentar dalam menyoroti Ketua Masika ICMI DKI Jakarta Reiza Patters yang sindir Guntur Romli terkait Formula E.

Dedek Prayudi melontarkan pendapatnya pada sebuah kicauan lewat akun media sosial Twitter bernama @Uki23.

Waketum DPP Teman Ganjar itu terpantau memang aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan sudut pandang pribadinya.

Kini Dedek Prayudi nimbrung berkomentar pasca Ketua Masika ICMI DKI Jakarta Reiza Patters sindir Guntur Romli terkait Formula E.

Dedek Prayudi menjelaskan kenapa Formula E tidak disarankan digelar di Lapangan Merdeka dan Monas.

"Ya terang aja ditolak. Permen Menbudpar no PM .13/ PW.007/ MKP/05 mengatakan bahwa Lapangan Merdeka dan Monas yang terletak di Medan Merdeka, Gambir, Jakpus adalah benda cagar budaya yang dilindungi UU No 5/1992 tentang Cagar Budaya," tulis Dedek Prayudi.

"Udah jelas ngelanggar aturan kok playing victim?," sambungnya, Rabu (1/6).

Kicauan Dedek Prayudi mendapat 16 komentar, 106 retweets, dan 294 likes hingga berita ini diterbitkan.

Selain itu, Dedek Prayudi juga sepakat dengan salah satu cuitan netizen melampirkan undang-undang lain yang selaras.

"Diperkuat dengan adanya UU 11/2010 tentang Cagar Budaya," tulis netizen dengan akun @krishnayana95.

"Tambahan yang bagus," balas Dedek Prayudi dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru