Hasil Otopsi Keluar, Pengemudi Ojol yang Ditemukan Tewas di Flyover Kramatsampang Diduga Dianiaya Sebelum Dibakar

BREBES - Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pengembangan terhadap kasus penemuan mayat yang terbakar di Flyover Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Rabu (9/6) lalu. Bahkan, pihak kepolisian telah melakukan otopsi terhadap jenazah.

Seperti diketahui, identitas mayat yang ditemukan di flyover tersebut telah terungkap. Korban merupakan pengendara ojek online (ojol) asal Desa Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Slamet Triswanto (33).

Menurut keterangan rekan seprofesinya, terakhir kali melihat korban sedang membawa penumpang yang dijemput pada titik penjemputan di perempatan Pacific Mall Kota Tegal, Rabu (8/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu korban membawa penumpang ke arah barat tepatnya ke Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Namun, pagi harinya korban tidak bisa dihubungi dan ditemukan telah meninggal di Flyover Kramatsampang, Kersana.

Kasatreskrim Polres Brebes Hadi Handoko mengungkapkan, memang benar ada kekerasan benda tumpul pada korban. Terutama pada tengkorak pada bagian belakang korban.

"Sehingga ada pendarahan pada kepala korban. Selain itu juga, ditemukan luka bakar pada bagian tangan dan wajah," ungkapnya.

Dari hasil otopsi juga ditemukan patah tulang pada dasar tengkorak. Hal itulah, lanjut dia, diduga yang menyebabkan korban meninggal dunia yakni kekerasan benda tumpul pada kepala bagian belakang dan patah tulang pada dasar tengkorak.

"Memang betul, sebelum dibakar korban dianiaya dulu terus dibakar. Dan hingga saat ini, kami terus berupaya agar kasus ini bisa terungkap," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.
  • Dengarlah Pak Jokowi, Satgas Covid-19 IDI: Lockdown Sekarang atau Tambah Mengerikan.

Berita Terkait

Berita Terbaru