Hasil Tracing Kurir Paket yang Positif Covid-19 Keluar, 29 Warga Terpapar, Desa Gantungan Kabupaten Tegal Dilockdown

JATINEGARA - Hasil swab terhadap warga Dukuh Bulak RW 01 Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal sudah keluar.

Dipastikan, dari 112 warga yang diswab, 29 dinyatakan positif Covid-19 sehingga dilakukan karantina wilayah atau lockdown.

Kepala UPTD Puskesmas Jatinegara dr Ulinuha, Rabu (9/6) mengatakan, karantina wilayah atau lockdown dilakukan karena sebagian warga di pedukuhan tersebut terpapar Covid-19. Karantina wilayah sudah dimulai pada Selasa sore (8/6).

"Klaster permukiman di pedukuhan itu berawal dari pemeriksaan seorang warga setempat, Siti Mutoyah, pada 25 Mei 2021," katanya.

Wanita yang sedang hamil 21 minggu ini, tambah dr Ulinuha, periksa ke Puskesmas Jatinegara karena ada keluhan batuk. Ternyata setelah dilakukan swab hasilnya positif Covid-19.

Swab juga dilakukan pada suaminya, Muji. Hasilnya juga positif. Disinyalir, Siti terpapar dari suaminya yang berprofesi sebagai kurir paket.

"Keduanya langsung dikarantina di Rumah Sakit Harapan Sehat Slawi," katanya.

Setelah keduanya dikarantina, lanjut dr Ulinuha, pihaknya juga melakukan tracing terhadap 5 orang yang tinggal satu rumah dengan pasangan suami istri tersebut.

Tracing dilakukan pada 29 Mei 2021 lalu. Setelah menjalani swab, mereka juga dinyatakan positif Covid-19. Pelacakan berlanjut ke orang tua Muji, Suseno, yang tinggal beda rumah. Hasil swab Suseno juga positif. Ternyata Suseno diketahui bekerja di proyek.

Tenaga medis kemudian melakukan swab terhadap 21 pekerja proyek yang bekerja bareng dengan Suseno dan diketahui positif 2 orang. Sehingga total warga yang positif 9 orang.

Tracing tidak hanya berhenti di situ. Tim kesehatan juga melakukan swab terhadap seluruh warga RT 01 RW 01 Pedukuhan Bulak. Dari 130 orang yang direncanakan akan diswab, hanya 112 yang hadir. Mereka memiliki keluhan batuk dan pilek.

Dari 112 orang yang diswab itu diketahui positif 18 orang. Kemudian ada 2 orang lagi yang hasilnya menyusul juga positif, jadi totalnya 29 orang yang positif.

"Maka dengan adanya 29 orang yang positif itu dilakukan musyawarah. Dan koordinasi dengan forkopincam serta Satgas Covid-19 tingkat kecamatan, maka harus dilakukan karantina wilayah," tandasnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.
  • India Bisa Turunkan Kasus Corona 5 Kali Lipat Sebulan, Guru Besar UI: Harus Diakui Sebagian Dilockdown Total.

Berita Terkait

Berita Terbaru