oleh

Curi Masker, WNI Dipenjara Empat Minggu dan Denda

HONGKONG – Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Masriki didakwa dan terbukti bersalah telah mencuri 5.500 masker di daerah Causeway Bay, Hongkong, Jumat (21/2) kemarin.

Hakim menghukum Masriki penjara empat minggu. Selain itu, ia juga diperintahkan mengembalikan uang sebesar 12.000 dolar Hongkong yang diakui sebagai hasil penjualan masker curiannya.

KJRI Hong Kong memonitor kasus ini dan memastikan Masriki mendapat penerjemah dan penasihat hukum selama persidangan.

”Berdasarkan pantauan KJRI, yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan mendapatkan proses hukum yang adil serta pembelaan dari pengacara yang memadai,” kata Konjen RI di Hongkong Ricky Suhendar melalui pesan singkatnya.

Perbuatan pria berusia 35 tahun itu dinilai sangat tidak terpuji di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi warga Hong Kong, mengantisipasi penularan virus corona atau COVID-19.

Namun, karena lembaga pemasyarakatan dalam posisi ditutup (lockdown), KJRI belum bisa menengok Masriki di penjara.

Menyikapi kasus ini, KJRI Hong Kong terus meningkatkan upaya sosialisasi kepada para pekerja migran Indonesia untuk menghormati aturan hukum yang berlaku di Hongkong agar terhindar dari permasalahan hukum. (fin/zul/ful)

Komentar

Berita Terbaru