oleh

Elektabilitas Prabowo Paling Tinggi

JAKARTA – Elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjadi yang tertinggi apabila pemilihan presiden (pilpres) digelar saat ini. Popularitas Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut diikuti oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Nama keduanya selama ini memang cukup santer digadang-gadang untuk Pilpres 2024 mendatang. “Berdasarkan survei, jika pemilu presiden dilakukan sekarang ini, yang menang Pak Prabowo Subianto,” tegas Direktur Eksekutif Lembaga Survei Median, Rico Marbun saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Senin (24/2) kemarin.

Pada survei tersebut, Median melontarkan pertanyaan kepada responden, tentang sosok yang akan dipilih bila pemilihan presiden dilakukan saat ini. Hasilnya, sebanyak 18,8 persen responden memilih sosok Prabowo. Selanjutnya Anies dengan perolehan angka 15,8 persen.

Sebanyak 9,6 persen responden memilih Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. Kemudian 8,3 persen memilih Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Lalu, 5,7 persen memilih Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleh angka 5,5 persen. Diikuti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 5,4 persen,

“Selanjutnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini 3,3 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 3,3 persen, dan Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dengan 1,6 persen. Total ada 23 tokoh nasional yang masuk dalam survei Median,” imbuhnya.

Menurut Rico, ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi responden memilih Prabowo. Antara lain karena sosok Prabowo dinilai tegas (34 persen), berwibawa (12,1 persen), berani (4,4 persen), dan mampu memimpin (4,4 persen).

Sementara untuk Anies, faktor-faktor yang membuat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dipilih karena dianggap religius dan dekat dengan ulama (15,1 persen), cerdas dan pintar (11,3 persen), serta memiliki tutur kata yang bagus (8,8 persen).

Tak hanya itu. Median juga menampilkan hasil survei apabila Prabowo Subianto tidak maju dalam pilpres. Hasilnya, Anies Baswedan menempati posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 18,3 persen.

Diikuti oleh Sandiaga Uno dengan 17,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 9,7 persen. Selanjutnya, Ridwan Kamil 6,8 persen, dan Ganjar Pranowo 6,3 persen.

Dari perolehan tersebut, lanjut Rico, suara Anies Baswedan tidak melonjak siginifikan. Berbeda dengan erolehan suara Sandiaga Uno yang naik hampir dua kali lipat.

“Kalau Prabowo tidak maju, kesimpulan sementara, sebagian besar suara Prabowo tidak lari ke Anies Baswedan. Tetapi ke Sandiaga Uno,” jelas Rico.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu dipilih karena dinilai cerdas dan pintar (14 persen), peduli dan dermawan (8,7 persen), serta seorang pengusaha (8,7 persen).

Survei Median dilakukan terhadap warga negara yang telah memiliki hak pilih dengan sampel 1.200 responden. Sementara margin of error sebesar +/- 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Nama berikutnya setelah Prabowo adalah Anies Baswedan (14,3 persen), Sandiaga Uno (8,1 persen), Ganjar Pranowo (7,7 persen), Tri Rismaharini (6,8 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (5,7 persen). Selain itu, ada nama Khofifah Indar Parawansa (3,3 persen), Ridwan Kamil (2,6 persen), Erick Thohir (2,5 persen), Mahfud MD (1,6 persen), dan Puan Maharani (1 persen). (rh/zul/fin)

Komentar

Berita Terbaru