oleh

GIS Juara 2 Lomba Sekolah Sehat

TEGAL – Global Inbyra School (GIS) Tegal mengawali 2020 dengan torehan membanggakan. Sekolah yang berlokasi di Jalan Kompol Suprapto tersebut diumumkan menjadi Juara 2 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Kota Tegal yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal.

Dewan juri yang terdiri dari Disdikbud dan Dinas Kesehatan menilai sejumlah indikator, di antaranya kepadatan ruang kelas minimal 1,75 meter persegi untuk siswa. Selain untuk kenyamanan dan memberi ruang gerak yang cukup bagi siswa, kondisi kelas yang tidak padat juga memudahkan prosedur evakuasi saat keadaan darurat.

Kedua, tingkat kebisingan di lingkungan sekolah maksimal 45 desibel atau setara dengan suara orang mengobrol dengan suara normal, karena kebisingan di atas 45 desibel akan mengganggu konsentrasi belajar. Ketiga dan seterusnya yaitu memiliki lapangan atau aula untuk olahraga, memiliki lingkungan sekolah yang bersih, rindang dan nyaman.

Kemudian, memiliki sumber air bersih yang memadai dan septic tank dengan jarak minimal 10 meter dari sumber air bersih, ventilasi kelas yang memadai, pencahayaan kelas yang memadai atau harus cukup terang.

Selain itu juga memiliki kantin sekolah yang memenuhi syarat kesehatan, memiliki toilet dan kamar mandi bersih dengan rasio 1:40 untuk siswa laki-laki dan 1:25 untuk siswa perempuan.

Yang terakhir, menerapkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah. “Prestasi ini merupakan apresiasi dari Disdikbud kepada GIS, sekaligus menjadi hadiah awal tahun,” kata Kepala GIS Purmeidianto, Jumat (10/1).

Purmeidianto mengatakan, GIS memiliki kebijakan untuk mendukung sekolah sehat. Terutama, menerapkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah.

Budaya sehat juga ditanamkan kepada siswa mulai dari gosok gigi setiap istirahat, cuci tangan sebelum dan sesudah makan dan setiap istirahat. Siswa juga dibiasakan menjaga kebersihan sekolah.

“Semua sarana dan prasarana, fasilitas, dan lainnya dicek secara berkala. Kami ingin memastikan semuanya sehat dan higienis, termasuk kantin,” jelas Purmeidianto.

Menurut Purmeidianto, sekolah sehat akan membuat siswa belajar dengan nyaman, sehingga mereka nantinya dapat menjadi generasi yang pintar dan cerdas. (nam/zul)

Komentar

Berita Terbaru