by

Guru dan Tenaga Kependidikan di Tegal Wajib Tes HIV/AIDS

TEGAL – Semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Tegal diwajibkan untuk mengikuti penjaringan tes HIV/AIDS yang difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal. Tujuannya, sebagai bentuk pemetaan sekaligus antisipasi potensi penyebaran virus HIV/AIDS di kalangan guru dan tenaga kependidikan.

Kepala Dinkes Kota Tegal Sri Primawati Indraswari melalui Pemegang Program IMS, HIV/AIDS Lenny Herlina menyampaikan, penjaringan tes HIV/AIDS bagi PTK akan dilakukan menyeluruh.

Targetnya, untuk semua PTK di tingkat SD dan dilanjutkan bagi semua PTK untuk jenjang SMP sederajat. Bahkan, pihaknya terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah terkait bahaya HIV/AIDS.

“Tes HIV/AIDS, menyasar semua PTK secara berkala minimal enam bulan sekali sebagai realisasi pemetaan titik rawan penyebaran,” ungkapnya.

Lenny menuturkan, selain tes HIV/AIDS kepada guru dan tenaga kependidikan, Dinkes juga akan lebih mengintensifkan pengawasan dan pendekatan persuasif. Sebab, kendala utama pemetaan titik rawan penyebaran IMS, HIV/AIDS hingga TB dan kusta selama ini, justru cenderung menutup diri karena dianggap aib.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuli Prasetya menambahkan, semakin bertambahnya penyebaran angka penderita HIV/AIDS masih menjadi tanggung jawab moral bersama. Sehingga, pihaknya terus menggencarkan rangkaian program VCT dan CST untuk memetakan semua titik rawan peredaran HIV/AIDS.

Termasuk, upaya pencegahan edukasi dan sosialisasi secara masif dilakukan dengan target seluruh elemen masyarakat agar lebih membuka diri untuk mengikuti VCT.

“Melalui unsur agama, pendidikan, serta pemerintahan kami selalu mengkampanyekan VCT sebagai upaya deteksi dini HIV/AIDS,” pungkasnya. (syf/zul)

Comment

Berita Terbaru